Manchester City Tertahan di Markas Everton Usai Bermain Imbang 3-3

Manchester City Tertahan di Markas Everton Usai Bermain Imbang 3-3
Foto: Ilustrasi Manchester City Tertahan di Markas Everton Usai Bermain Imbang 3-3.

Manchester City gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 3-3 oleh Everton dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Hill Dickinson pada Senin (4/5/2026). Hasil imbang ini membuat posisi tim asuhan Pep Guardiola di jalur perburuan gelar juara semakin sulit.

Dilansir dari Bola, tim tamu sempat memimpin lebih dulu melalui gol Jeremy Doku pada menit ke-43. Namun, Everton berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-1 lewat dwigol Thierno Barry pada menit ke-68 dan 81, serta satu gol dari Jake O'Brien pada menit ke-73.

Manchester City kemudian menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland pada menit ke-83 dan gol kedua Jeremy Doku di masa tambahan waktu. Tambahan satu poin ini membuat The Citizens kini mengoleksi 71 poin, tertinggal lima angka dari Arsenal di puncak klasemen.

Manajer Everton, David Moyes memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan lawan meski timnya mampu memberikan perlawanan sengit. Moyes mengakui bahwa City tampil sangat baik selama jalannya pertandingan di kandang The Toffees.

"Saya ingin kami sedikit lebih dekat dengan City. Kami tidak bisa mendekati mereka dan jujur saja, mereka juga bermain sangat baik, saya harus memberi mereka pujian besar untuk itu," tutur David Moyes, pelatih Everton.

Meskipun bangga dengan reaksi para pemainnya saat mengejar ketertinggalan, pelatih asal Skotlandia tersebut menyayangkan kegagalan pasukannya dalam menjaga keunggulan dua gol. Ia menganggap performa timnya secara keseluruhan masih memiliki catatan evaluasi.

"Ini mungkin penampilan terburuk kami di sini, terutama melawan tim-tim yang lebih baik musim ini." ujar David Moyes, pelatih Everton.

Kegagalan mempertahankan skor 3-1 menjadi sorotan utama Moyes mengingat determinasi tinggi yang sudah ditunjukkan para pemain untuk membalikkan keadaan. Hasil ini menempatkan Everton di posisi ke-10 dengan koleksi 48 poin dari 35 laga.

"Para pemain telah berusaha keras untuk membawa kami ke dalam permainan dan ketika kami unggul 3-1, seharusnya kami sudah cukup untuk mempertahankan keunggulan," ucap David Moyes, pelatih Everton.

Perubahan dinamika permainan Everton tidak lepas dari peran Thierno Barry yang masuk menggantikan Beto pada menit ke-64. Barry mengungkapkan bahwa dirinya melakukan analisis mendalam terhadap celah di lini pertahanan City saat masih berada di pinggir lapangan.

"Ketika saya berada di bangku cadangan, saya mengamati taktik City dan melihat tekanan tinggi dari City," ujar Thierno Barry, penyerang Everton.

Penyerang asal Perancis itu menilai bahwa strategi tekanan tinggi yang diterapkan Manchester City justru memberikan ruang terbuka bagi lawan jika bola berhasil direbut. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk mencetak gol melalui skema serangan balik cepat.

"Jadi saya tahu jika kami bisa merebut bola kembali, kami bisa melakukan serangan balik. Saya pikir ini adalah kelemahan City," tutur Thierno Barry, penyerang Everton.

Artikel terkait

Rekomendasi