Manchester City berhasil menundukkan Arsenal dengan skor 2-1 dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026). Kemenangan tuan rumah ini secara signifikan memangkas selisih poin di papan atas klasemen sementara musim 2025/2026.
Dilansir dari Bola, gol kemenangan Manchester City masing-masing dicetak oleh Rayan Cherki pada menit ke-16 dan Erling Haaland pada menit ke-65. Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui aksi Kai Havertz pada menit ke-18 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Gianluigi Donnarumma.
Hasil pertandingan ini membuat keunggulan sembilan poin yang dimiliki Arsenal pada pekan lalu kini menyusut menjadi sisa tiga angka saja. Arsenal masih berada di puncak klasemen dengan 70 poin dari 33 laga, namun Manchester City memiliki tabungan satu pertandingan lebih sedikit.
Tim asuhan Pep Guardiola berpeluang menggeser posisi Arsenal jika mampu memenangi laga simpanan melawan Burnley pada Rabu (22/4/2026). Sebelumnya, performa Arsenal memang tengah menurun setelah pekan lalu dipaksa menyerah saat menjamu Bournemouth di kandang sendiri.
Pengamat sepak bola, Gary Neville, menilai situasi ini akan memberikan beban psikologis yang besar bagi tim Meriam London saat menghadapi Newcastle pada pekan berikutnya.
"I rasa Sabtu malam pekan depan (melawan Newcastle di kandang) akan sangat berbahaya (bagi Arsenal)," tutur Gary Neville.
Mantan kapten Manchester United tersebut menekankan pentingnya bagi Arsenal untuk segera bangkit guna menjaga peluang juara mereka tetap terbuka.
"Ketegangan di dalam stadion akan terasa jika Arsenal tidak memulai dengan baik, sangat penting bagi Arsenal untuk menang dalam pertandingan itu," ucap Neville menambahkan.
Neville juga memprediksi bahwa momentum perebutan gelar kini telah bergeser ke sisi biru Manchester setelah melihat performa konsisten tim tuan rumah.
"Ketegangan itu akan tetap ada Sabtu depan dan Arsenal harus mengatasinya dan melewatinya," ucap Gary Neville.
Pria yang mengoleksi delapan gelar juara Premier League tersebut memberikan pernyataan tegas mengenai prediksi akhir kompetisi musim ini.
"Untuk pertama kalinya musim ini, saya akan mengatakan (pita gelar Premier League] akan berwarna biru," kata Gary Neville.
Senada dengan Neville, mantan kapten Arsenal dan Manchester City, Patrick Vieira, menjagokan The Citizens akan keluar sebagai pemenang liga karena faktor pengalaman pemain.
"Saya percaya City akan melakukannya," tutur Vieira memprediksi juara Liga Inggris musim ini.
Vieira menilai ada perbedaan mencolok dalam hal mentalitas juara saat kedua tim bertemu secara langsung di lapangan hijau semalam.
"Hari ini, (Arsenal) tampil bagus, tetapi perbedaan antara tim bagus dan tim hebat adalah tim yang tidak terbiasa juara dan tim yang selalu bersaing di level ini," kata Vieira.
Legenda asal Prancis tersebut menggarisbawahi kualitas individu pemain Manchester City yang mampu tampil dominan dalam laga krusial.
"Anda bisa melihat perbedaannya hari ini di lapangan dan para pemain top itu membuat perbedaan hari ini," tutur Vieira.
Ia kini menantikan bagaimana reaksi skuad asuhan Mikel Arteta dalam merespons tekanan yang semakin berat di sisa musim.
"Momentum ada di pihak City. Akan menarik untuk melihat bagaimana Arsenal pulih karena ini kekecewaan besar bagi mereka. Mereka akan merasakan tekanan lebih besar sekarang," ujar Vieira.
Terakhir, ia meragukan aspek ketangguhan mental para pemain Arsenal yang mulai goyah setelah dua kekalahan beruntun.
"Saya selalu mempertanyakan kekuatan mental tim (Arsenal) dan saya akan lebih mempertanyakannya sekarang terkait hasil hari ini," ucap Vieira.