Manchester City dijadwalkan menjamu Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026). Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim dalam persaingan ketat memperebutkan gelar juara liga musim ini, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Saat ini Arsenal menduduki puncak klasemen dengan perolehan 70 poin, unggul enam angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Kemenangan bagi The Citizens akan memangkas selisih menjadi tiga poin, dengan keuntungan satu tabungan pertandingan yang belum dimainkan.
The Gunners memiliki ambisi besar membawa pulang poin penuh guna menjauh dari kejaran tuan rumah. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut berupaya mengakhiri paceklik gelar juara yang terakhir kali mereka rasakan pada musim 2003/2004 silam.
Legenda Timnas Inggris, Alan Shearer, memberikan pandangannya terkait duel panas dua tim papan atas tersebut. Shearer menilai performa impresif tuan rumah baru-baru ini menjadi faktor pembeda.
"Seluruh musim pada dasarnya bergantung pada pertandingan ini. Saya pikir ini sangat penting dan pertandingan terbesar musim ini untuk kedua klub," ungkap Shearer.
Eks penyerang Newcastle tersebut menjagokan Manchester City meraih poin penuh karena faktor kepercayaan diri tim yang sedang tinggi. Skuad asuhan Pep Guardiola mencatatkan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan, termasuk kemenangan 2-0 atas Arsenal di final kompetisi sebelumnya.
"Kepercayaan diri dan momentum adalah hal yang sangat besar, itulah sebabnya saya akan mengatakan kemenangan kandang untuk Man City. Saya pikir kepercayaan diri yang akan mereka dapatkan dari mengalahkan Arsenal di Carabao Cup dan penampilan beberapa minggu terakhir," jelas Shearer.
Shearer menambahkan bahwa meski hasil imbang sudah cukup baik bagi tim tamu, kekuatan Manchester City saat ini diprediksi sulit dibendung. Ia juga menyoroti ketenangan Pep Guardiola dalam menghadapi situasi tekanan besar di sisa musim.
"Saya pikir hasil imbang akan menjadi hasil yang baik untuk Arsenal, tetapi saya pikir City mungkin terlalu kuat untuk mereka. Arteta tahu tidak ada kepanikan dari Pep," jelasnya.