Malut United mengincar kemenangan saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 19.00 WIB guna menembus posisi empat besar klasemen Super League. Dilansir dari Bola, tim tamu membawa modal dua kemenangan beruntun untuk menghadapi tuan rumah yang tengah mengalami tren negatif.
Kebangkitan Laskar Kie Raha terjadi setelah mereka berhasil menghancurkan PSBS Biak dengan skor 7-0 dan menumbangkan Persis Solo 5-2. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan buruk tim yang sebelumnya sempat melewati lima pertandingan tanpa kemenangan secara beruntun.
Gelandang Malut United, Tri Setiawan, memberikan penegasan mengenai kesiapan rekan-rekannya menjelang laga krusial tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh pemain berkomitmen penuh untuk mengamankan poin penuh di kandang lawan.
"Semua pemain siap menjalankan game plan untuk melawan PSIM. Kami bertekad mempertahankan tren positif," kata Tri Setiawan, perwakilan pemain Malut United.
Pihaknya memastikan bakal mengerahkan segala upaya demi menjaga konsistensi tim di jalur kemenangan. Fokus utama para pemain adalah menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin tinggi di lapangan.
"Saya dan rekan-rekan akan berjuang mengerahkan seluruh kemampuan pada pertandingan nanti. Semoga kami bisa kembali meraih hasil terbaik," jelas Tri Setiawan.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menilai atmosfer positif dalam tim menjadi modal berharga secara psikologis. Menurutnya, rentetan kemenangan besar baru-baru ini secara signifikan memulihkan mental bertanding anak asuhnya.
ÔÇ£Hasil positif dua pertandingan terakhir sedikit banyak mengangkat mental dan kepercayaan diri pemain. Semoga kami bisa terus berada di jalur kemenangan hingga akhir musim,ÔÇØ ujar Hendri Susilo, Pelatih Malut United.
Meski calon lawan mereka, PSIM Yogyakarta, baru mencatatkan satu kemenangan dalam 14 laga terakhir, Hendri mengingatkan timnya untuk tidak lengah. PSIM saat ini tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 39 poin.
ÔÇ£Kami tetap tak boleh menganggap remeh PSIM. Saya tekankan kami akan tetap berjuang 100 persen dan fokus untuk mewaspadai kebangkitan lawan,ÔÇØ kata Hendri Susilo.
Kemenangan di Bantul sangat krusial bagi Malut United yang saat ini menduduki peringkat kelima dengan 52 poin. Mereka hanya berselisih satu poin dari Dewa United di posisi keempat dan ditempel ketat oleh Persebaya Surabaya di posisi keenam.
"Kami akan terus bertarung untuk memperebutkan posisi empat besar melawan sejumlah tim pesaing." ujar Hendri Susilo.
Ambisi tersebut menjadi target utama manajemen dan staf kepelatihan guna menutup musim di papan atas. Persaingan ketat dengan tim-tim besar lainnya menuntut konsistensi hingga pekan terakhir kompetisi.
"Ada Persebaya dan Dewa United. Semoga hal itu dapat terealisasi di akhir musim nanti,ÔÇØ tandas Hendri Susilo.
Pertandingan di Stadion Sultan Agung ini hanya dapat dihadiri oleh suporter tuan rumah demi alasan keamanan. Pendukung Malut United diarahkan untuk memberikan dukungan melalui siaran langsung di stasiun televisi Indosiar.