Mantan penggawa tim nasional Perancis, Florent Malouda, merekomendasikan bintang Bayern Muenchen, Michael Olise, untuk segera kembali berkarier di Liga Inggris dan menyebut Chelsea sebagai destinasi potensial bagi sang pemain muda tersebut.
Saran ini muncul karena usia Olise yang masih 24 tahun dinilai memberikan fleksibilitas besar untuk hengkang dari Bundesliga, sebagaimana dilansir dari Bola. Malouda mengaku sangat terkesan dengan perkembangan performa Olise di Jerman setelah sebelumnya bersinar bersama Crystal Palace.
"Saya sangat terkesan dengan Michael Olise. Kebetulan saudaranya bermain bersama putra saya," ujar Malouda, mantan pemain Chelsea.
Malouda mengamati bahwa Olise memiliki gairah yang sangat tinggi terhadap sepak bola dan sempat memiliki ketertarikan khusus terhadap Chelsea di masa lalu. Ia juga memuji kemampuan sang pemain dalam menghadapi tekanan kompetisi tingkat tinggi.
"Dia sangat bersemangat tentang sepak bola. Dan tentu saja, pada saat itu dia mencintai Chelsea. Tapi saya sangat terkesan dengan apa yang dia lakukan dan bagaimana dia mengatasi tekanan sambil tetap menikmati sepak bola," imbuh Malouda.
Legenda Chelsea tersebut menyoroti bagaimana Olise selalu bermain dengan alasan yang tepat dan tampak menikmati setiap menit di lapangan hijau.
"Ketika saya menontonnya bermain, dia menikmati sepak bola dan dia bermain sepak bola karena alasan yang tepat," lanjut Malouda.
Selain perihal klub, Malouda juga mengapresiasi keputusan Michael Olise yang lebih memilih membela tim nasional Perancis di level internasional. Pemain tersebut sebenarnya memiliki opsi untuk membela empat negara berbeda, yakni Inggris, Nigeria, Aljazair, dan Perancis.
"Saya sangat senang ketika dia memilih untuk bermain untuk Perancis, untuk Olimpiade, tentu saja, dan untuk tim nasional senior," ujar Malouda.
Olise kini menjadi bagian dari skuat asuhan Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2026 dan telah melewati berbagai jenjang umur di tim nasional. Malouda meyakini ambisi besar Olise akan membawanya terus berkembang di level tertinggi sepak bola dunia.
"I can see that he has ambition. I think he will continue to improve. The more he plays at this level, the more comfortable he will be," kata Malouda.
Meskipun saat ini Olise sedang menikmati masa sukses di Bayern Muenchen, Malouda memprediksi masa tinggal sang pemain di Jerman tidak akan berlangsung sangat lama sebelum kembali ke kompetisi di tanah Britania.
"Saya tidak yakin berapa lama dia akan tinggal di Bayern Muenchen, tetapi saya yakin dia akan segera kembali ke Liga Premier," tambah Malouda.
Terkait klub tujuan, Malouda secara spesifik menyebut Chelsea dan Real Madrid sebagai tim yang cocok, meski ia menyadari absennya Chelsea di Liga Champions musim 2026-2027 bisa menjadi kendala besar.
"Jika saya memiliki kekuatan untuk memengaruhi Michael Olise, dia akan menjadi pemain impian saya untuk Chelsea, saya akan melakukannya, tetapi itu akan bergantung pada status klub," ujar Malouda.
Ia menekankan pentingnya bagi pemain sekaliber Olise untuk memenangkan gelar juara dan bermain di panggung elit Eropa secara konsisten.
"Misalnya, apakah mereka bermain di Liga Champions, ini akan memengaruhi pilihannya. Dia telah berkembang dari Crystal Palace hingga tampil baik di panggung terbesar bersama Bayern Munich. Dia harus memenangkan gelar," jelas Malouda.
Selain Chelsea, Real Madrid dipandang sebagai pelabuhan yang ideal karena klub Spanyol tersebut sedang membutuhkan regenerasi di lini tengah pasca perginya figur senior seperti Toni Kroos dan Luka Modric.
"Saya pikir Real Madrid, misalnya, harus mempersiapkan diri untuk masa depan. Kita bisa melihat bagaimana mereka kesulitan di lini tengah dalam hal transisi setelah Toni Kroos dan Luka Modric pergi," papar Malouda.
Terakhir, Malouda mencatat bahwa kehadiran Kylian Mbappe di Madrid akan semakin menguntungkan Olise karena keduanya memiliki koneksi yang baik di lapangan.
"Mereka mengalami situasi ketika Kylian Mbappe datang, dan pemain seperti Olise, tentu saja, memiliki koneksi yang baik dengan Mbappe, jadi itu akan menjadi ancaman besar," pungkas Malouda.