Mengenal Makna dan Tata Cara Bacaan Talbiyah Saat Ibadah Haji

Mengenal Makna dan Tata Cara Bacaan Talbiyah Saat Ibadah Haji
Foto: Ilustrasi Mengenal Makna dan Tata Cara Bacaan Talbiyah Saat Ibadah Haji.

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh umat Islam yang memiliki kemampuan secara finansial maupun fisik.

Dalam rangkaian ibadah tersebut, terdapat berbagai amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi para jamaah, salah satunya yakni melantunkan bacaan talbiyah.

Dikutip dari Cahaya, talbiyah merupakan kalimat yang terus-menerus diucapkan jamaah haji dan umrah sebagai bentuk jawaban atas panggilan Allah SWT.

Talbiyah secara bahasa memiliki arti menjawab panggilan, yang dalam konteks ibadah di Tanah Suci menjadi simbol kepasrahan total seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Amalan ini bukan sekadar ritual lisan, melainkan pengakuan mendalam atas keesaan Allah SWT serta wujud ketundukan manusia di hadapan-Nya.

Bacaan Talbiyah: Arab, Latin, dan Terjemahan

Rasulullah SAW mengajarkan lafal talbiyah yang disunnahkan untuk dibaca selama prosesi ibadah haji dan umrah.

┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘ÄÏî ┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘Ä ┘ä┘ÄϺ Ï┤┘ÄÏ▒┘É┘è┘â┘Ä ┘ä┘Ä┘â┘Ä ┘ä┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘è┘Æ┘â┘ÄÏî ÏÑ┘É┘å┘æ┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ¡┘Ä┘à┘ÆÏ»┘Ä ┘ê┘ÄϺ┘ä┘å┘æ┘ÉÏ╣┘Æ┘à┘ÄÏ®┘Ä ┘ä┘Ä┘â┘Ä ┘ê┘ÄϺ┘ä┘Æ┘à┘Å┘ä┘Æ┘â┘Ä ┘ä┘ÄϺ Ï┤┘ÄÏ▒┘É┘è┘â┘Ä ┘ä┘Ä┘â┘Ä

"Labbaik allahumma labbaik. Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wa niÔÇÖmata laka wal mulk laa syariikalaka."

"Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu."

Waktu dan Ketentuan Membaca Talbiyah

Lantunan talbiyah mulai dibaca sejak jamaah menyatakan niat ihram di miqat dan berlanjut hingga memasuki kawasan Masjidil Haram.

Anjuran ini terus berlangsung sampai tanggal 10 Dzulhijjah, tepatnya sebelum jamaah melakukan prosesi lempar jumrah aqabah.

Terdapat perbedaan tata cara bagi jamaah pria yang disunnahkan mengeraskan suara, sementara jamaah wanita cukup melafalkannya dengan suara pelan.

Anjuran Shalawat dan Doa Tambahan

Setelah mengumandangkan talbiyah, para jamaah sangat disarankan untuk membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Ϻ┘ä┘ä┘æ┘░┘ç┘Å┘à┘Ä┘æ ÏÁ┘Ä┘ä┘É┘æ ┘ê┘ÄÏ│┘Ä┘ä┘É┘æ┘à┘Æ Ï╣┘Ä┘ä┘░┘ë Ï│┘Ä┘è┘É┘æÏ»┘É┘å┘ÄϺ ┘à┘ÅÏ¡┘Ä┘à┘Ä┘æÏ»┘ì ┘ê┘ÄÏ╣┘Ä┘ä┘░┘ë Ϻ┘░┘ä┘É Ï│┘Ä┘è┘É┘æÏ»┘É┘å┘ÄϺ ┘à┘ÅÏ¡┘Ä┘à┘Ä┘æÏ»

"Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya."

Selain shalawat, jamaah juga dianjurkan memanjatkan doa memohon ridha dan perlindungan dari api neraka.

Ϻ┘ä┘ä┘æ┘░┘ç┘Å┘à┘Ä┘æ ÏÑ┘É┘å┘Ä┘æÏº ┘å┘ÄÏ│┘ÆÏú┘Ä┘ä┘Å┘â┘Ä Ï▒┘ÉÏÂ┘ÄϺ┘â┘Ä ┘ê┘ÄϺ┘ä┘ÆÏ¼┘Ä┘å┘Ä┘æÏ®┘Ä ┘ê┘Ä ┘å┘ÄÏ╣┘Å┘ê┘ÆÏ░┘ÅÏ¿┘É┘â┘Ä ┘à┘É┘å┘Æ Ï│┘ÄÏ«┘ÄÏÀ┘É┘â┘Ä ┘ê┘ÄϺ┘ä┘å┘Ä┘æÏºÏ▒┘É. Ï▒┘ÄÏ¿┘Ä┘æ┘å┘ÄϺ Ϻ┘░Ϭ┘É┘å┘ÄϺ ┘ü┘É┘ë Ϻ┘äÏ»┘Å┘æ┘å┘Æ┘è┘ÄϺ Ï¡┘ÄÏ│┘Ä┘å┘ÄÏ®┘ï ┘ê┘Ä┘ü┘É┘ë Ϻ┘Æ┘ä┘░Ϻϫ┘ÉÏ▒┘ÄÏ®┘É Ï¡┘ÄÏ│┘Ä┘å┘ÄÏ®┘ï ┘ê┘Ä┘é┘É┘å┘ÄϺ Ï╣┘ÄÏ░┘ÄϺϿ┘Ä Ïº┘ä┘å┘Ä┘æÏºÏ▒┘É

"Ya Allah, kami memohon ridha dan surga-Mu. Kami berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."

Keutamaan bagi Jamaah Haji

Berdasarkan kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, melafalkan talbiyah membawa sejumlah kemuliaan bagi mereka yang sedang berhaji.

Pertama, amalan ini dapat menjadi penggugur dosa bagi pelakunya, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Jabir ra.

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang melantunkan talbiyah sejak ihram hingga terbenam matahari akan bersih dari dosa layaknya bayi yang baru lahir.

Kedua, amalan ini menjanjikan kabar gembira berupa surga bagi mereka yang berihram dan mengumandangkan talbiyah dengan tulus.

Pandangan Ulama Terkait Hukum Talbiyah

Para ulama memiliki pandangan yang beragam mengenai status hukum membaca talbiyah dalam ibadah haji.

Imam Abu Hanifah menetapkan talbiyah sebagai syarat sah ihram, sehingga ihram dinilai tidak sah tanpa adanya bacaan ini.

Sementara itu, Imam Maliki menggolongkannya sebagai kewajiban bagi setiap jamaah yang menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Berbeda dengan keduanya, Imam Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal menempatkan talbiyah sebagai amalan sunnah yang tidak membatalkan ihram meski tidak dibaca.

Artikel terkait

Rekomendasi