Maitland Ward Kritik Adegan OnlyFans di Serial Euphoria Musim Ketiga

Maitland Ward Kritik Adegan OnlyFans di Serial Euphoria Musim Ketiga
Foto: Ilustrasi Maitland Ward Kritik Adegan OnlyFans di Serial Euphoria Musim Ketiga.

Serial populer Euphoria kembali memicu kontroversi besar pada penayangan musim terbarunya. Kali ini, kritik tajam datang dari Maitland Ward, seorang kreator konten OnlyFans papan atas sekaligus mantan aktris film dewasa.

Dilansir dari Detikcom, Ward melontarkan protes keras terhadap salah satu adegan yang melibatkan karakter Cassie, yang diperankan oleh Sydney Sweeney. Ia menilai konten tersebut tidak hanya mengganggu, tetapi juga menabrak aturan komunitas platform aslinya.

Dalam alur cerita musim ketiga, Cassie dikisahkan mulai merambah dunia model erotis di OnlyFans. Langkah ini diambil sang karakter demi mengumpulkan biaya untuk pernikahannya dengan Nate, yang diperankan Jacob Elordi.

Namun, setelah jalinan asmara mereka berakhir, Cassie justru semakin tenggelam dalam platform tersebut. Ia mulai memproduksi konten yang jauh lebih ekstrem dan provokatif demi meningkatkan daya tarik akun miliknya.

Kemarahan Maitland Ward memuncak pada adegan spesifik yang menampilkan Sweeney dengan gaya rambut kuncir dua dan menggunakan dot. Dalam adegan itu, Cassie berpose vulgar mengenakan gaun transparan dengan gaya yang menyerupai anak-anak.

Ward, yang memiliki pendapatan enam digit per bulan dari OnlyFans, menegaskan bahwa konten dengan tema tersebut merupakan pelanggaran teknis terhadap pedoman platform. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif.

"Ada banyak hal yang tidak boleh Anda lakukan (di OnlyFans). Seluruh konsep konten bertema bayi ini sangat menjijikkan," ujar Maitland Ward dalam wawancara bersama TMZ.

Mantan bintang Boy Meets World ini berpendapat bahwa industri perfilman Hollywood tidak seharusnya mengeksploitasi estetika yang mendekati ranah di bawah umur. Menurutnya, pengemasan adegan dalam Euphoria tersebut terasa sangat kasar.

"Anda tidak boleh masuk ke ranah 'di bawah umur' seperti itu. Anda tidak ingin pedofilia berada di dekat pornografi atau konten dewasa apa pun. Itu menjijikkan dan keji," tegas Ward.

Ia menambahkan bahwa konten yang mencampurkan perilaku kekanak-kanakan dengan aktivitas dewasa hanya akan menarik individu dengan niat buruk. Hal ini dianggap merusak reputasi para kreator konten dewasa yang bekerja secara profesional.

Komentar Ward ini memicu perdebatan mengenai batasan representasi industri dewasa dalam tayangan televisi fiksi. Meski Euphoria sering mendapat pujian atas keberaniannya, Ward menilai adegan tersebut telah melewati batas keamanan dan etika.

Pihak HBO maupun tim produksi serial Euphoria belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik Ward. Tuduhan mengenai pelanggaran pedoman komunitas platform tersebut hingga kini belum mendapat tanggapan dari pihak terkait.

Artikel terkait

Rekomendasi