Madura United berhasil mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Bali United dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan pada Selasa (5/5/2026), tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut sukses menyudahi perlawanan tim tamu dengan skor akhir 2-0.
Kemenangan tuan rumah dilansir dari Detik Sport mulai terlihat sejak awal pertandingan melalui intensitas serangan yang tinggi. Madura United tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan dan langsung memegang kendali permainan di hadapan pendukung sendiri.
Keunggulan Madura United tercipta ketika laga baru berjalan enam menit melalui aksi Iran Junior. Pemain tersebut berhasil merebut penguasaan bola tepat di depan kotak penalti lawan sebelum membangun kerja sama apik.
Setelah melakukan umpan satu-dua yang presisi dengan Sandro, Iran Junior melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi penjaga gawang Bali United. Gol cepat ini membawa tuan rumah memimpin 1-0 secara meyakinkan.
Palic sebenarnya sempat menambah keunggulan untuk Laskar Sapeh Kerrab pada menit ke-34 setelah memanfaatkan umpan bebas. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside sebelum menyentuh bola.
Sandro juga hampir mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan operan pemain belakang lawan. Meski berhasil melewati bek Kadek Arel dan kiper Hauptmeijer, tembakannya dari sudut yang sangat sempit masih meleset dari sasaran.
Drama Penalti dan VAR
Memasuki paruh kedua, Madura United mendapatkan peluang emas melalui titik putih pada menit ke-55 setelah Andika melakukan tekel di area terlarang. Brandao yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya ditepis oleh Hauptmeijer ke arah kiri gawang.
Laga sempat diwarnai pengecekan Video Assistant Referee (VAR) saat Montero dianggap melakukan handball dalam posisi terjatuh. Namun, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran karena posisi tangan pemain tersebut dinilai natural saat menahan bola.
Tekanan bertubi-tubi tuan rumah akhirnya kembali membuahkan penalti kedua setelah Irfan Jaya kedapatan menyentuh bola saat terjatuh untuk menghadang pergerakan Brandao. Melalui skema serangan balik cepat, insiden ini dikonfirmasi wasit sebagai pelanggaran di dalam kotak penalti.
Brandao kembali maju sebagai algojo pada menit ke-75 dengan teknik ancang-ancang yang sama seperti sebelumnya. Kali ini, ia sukses menyarangkan bola ke pojok kiri atas gawang Bali United dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Posisi Klasemen Sementara
Hasil positif di kandang ini memberikan dampak signifikan bagi posisi Madura United di tabel klasemen. Tambahan tiga poin membuat Laskar Sapeh Kerrab kini mengoleksi 32 poin dari 31 pertandingan yang telah dijalani.
Pencapaian ini sekaligus membawa Madura United menjauh dari ancaman zona degradasi dengan menempati peringkat ke-14. Sementara itu, kekalahan ini memaksa Bali United tertahan di posisi kedelapan klasemen dengan perolehan 45 poin.