Ikon pop dunia Madonna melaporkan hilangnya sejumlah koleksi busana vintage pribadinya setelah tampil sebagai tamu kejutan di festival Coachella 2026 akhir pekan lalu. Insiden ini terjadi usai sang penyanyi naik panggung bersama Sabrina Carpenter di California, Amerika Serikat.
Kabar mengenai hilangnya aset bersejarah tersebut dikonfirmasi langsung oleh Madonna melalui unggahan di media sosial resminya. Dilansir dari Wolipop, busana yang hilang merupakan arsip klasik yang digunakan saat membawakan lagu hits 'Vogue' dan 'Like a Prayer'.
Koleksi yang raib terdiri dari serangkaian busana dengan estetika era disko, mulai dari jaket ungu, korset berwarna lilac, hingga gaun renda dan sarung tangan panjang. Madonna menyebutkan bahwa beberapa barang lain dari periode yang sama dalam arsip pribadinya juga turut menghilang dari lokasi.
"Ini adalah momen penuh makna, sampai saya menyadari bahwa potongan vintage yang saya pakai hilang-kostum dari arsip pribadi saya, termasuk jaket, korset, gaun, dan item lainnya," tulis Madonna.
Penyanyi berusia 67 tahun tersebut menegaskan bahwa setiap helai pakaian tersebut memiliki nilai sejarah tinggi bagi perjalanan kariernya. Sebagai langkah penanganan, Madonna menawarkan imbalan kepada siapa pun yang bersedia mengembalikan koleksi tersebut kepada tim manajemennya.
Meski mengalami kerugian materiel dan historis, pelantun 'Material Girl' ini tetap mengapresiasi kolaborasinya dengan Sabrina Carpenter. Ia memandang penampilan tersebut sebagai momen refleksi atas kehadirannya di festival yang sama dua puluh tahun silam.
"Sungguh pengalaman yang luar biasa karena bisa kembali lagi. Sungguh sebuah momen siklus yang penuh. Sangat berarti buatku," tulis Madonna.
Hingga saat ini, pihak manajemen Madonna masih menunggu itikad baik dari pihak-pihak yang mungkin menemukan koleksi arsip tersebut. Penampilan di Coachella 2026 sendiri menandai kembalinya sang diva ke panggung festival besar tersebut sejak penampilan ikoniknya dua dekade lalu.