Karier Luka Modric bersama AC Milan dipastikan tidak akan berakhir tragis akibat cedera tulang pipi yang dialaminya. Gelandang asal Kroasia tersebut dikabarkan siap menambah durasi masa baktinya bersama Rossoneri.
Dilansir dari Bola, media Italia La Gazzetta dello Sport memberikan penegasan mengenai masa depan sang pemain melalui artikel bertajuk "Solo Milan". Hal ini merujuk pada keinginan kuat Modric untuk tetap bertahan di San Siro.
Saat ini, Modric terpaksa menepi dari lapangan hijau setelah berduel dengan Manuel Locatelli dalam pertandingan melawan Juventus pekan lalu. Insiden tersebut menyebabkan cedera serius pada tulang pipinya.
Kondisi ini memaksa pemain bernomor punggung 10 itu absen membela AC Milan hingga kompetisi musim ini berakhir. Modric dijadwalkan menjalani prosedur operasi untuk menangani kerusakan pada tulang pipinya.
Proses pemulihan pascaoperasi diperkirakan memakan waktu antara enam hingga delapan pekan. Situasi tersebut sempat memicu spekulasi di kalangan pendukung Milan mengenai masa depan sang bintang.
Banyak pihak mempertanyakan apakah laga kontra Juventus di pekan ke-34 Liga Italia 2025-2026 merupakan penampilan terakhirnya. Pasalnya, kontrak kerja Modric bersama Milan akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2026.
"Bukan seperti ini cara Modric ingin meninggalkan San Siro dan para pendukung Milan, tetapi cedera yang membuatnya absen dalam empat laga terakhir liga justru bisa memperpanjang masa baktinya bersama Rossoneri," tulis La Gazzetta dello Sport.
Laporan media tersebut juga menyebutkan bahwa Modric merasa sangat dihargai oleh pihak klub. Manajemen dan tim pelatih menunjukkan kepedulian besar dengan menjenguknya secara langsung di klinik La Madonnina.
"Situasinya bukan sekadar soal perpisahan, karena Luka kembali tersentuh oleh perhatian dari tim dan manajemen klub yang bahkan menjenguknya di klinik La Madonnina," demikian laporan media tersebut.
Selain faktor emosional, kehadiran Massimiliano Allegri di kursi kepelatihan menjadi alasan kuat Modric untuk bertahan. Relasi antara pemain pemenang Ballon d'Or 2018 ini dengan sang pelatih terjalin sangat harmonis.
Allegri menjadikan Modric sebagai pilar utama di lini tengah AC Milan musim ini. Tercatat, pemain veteran tersebut telah mengumpulkan total 2.788 menit bermain di bawah arahan pelatih asal Livorno itu.
Catatan waktu bermain tersebut merupakan pencapaian tertinggi Modric dalam beberapa tahun terakhir. Terakhir kali ia menembus angka 2.000 menit adalah pada musim 2020-2021 saat masih membela Real Madrid dengan 2.743 menit.
Kepercayaan penuh yang diberikan oleh Allegri menjadi motivasi besar bagi Modric untuk terus berkarier di level tertinggi. Selain itu, kepastian tiket Liga Champions 2026-2027 juga menjadi magnet tersendiri baginya.
Opsi Pensiun di San Siro
Jika nantinya kesepakatan perpanjangan kontrak tidak tercapai, Modric diyakini tidak akan mencari klub baru. Ia diprediksi akan memilih untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, pilihan bagi Modric saat ini hanyalah bertahan di Milan atau memutuskan gantung sepatu. San Siro berpotensi kembali menjadi saksi perpisahan legenda besar sepak bola dunia.
Momen ini mengingatkan publik pada Zlatan Ibrahimovic yang juga mengumumkan pensiun di stadion yang sama pada akhir musim 2022-2023. Modric tampaknya ingin menutup lembaran kariernya dengan kesan yang lebih manis bersama Milan.