Gelar juara Premier League musim 2025/2026 resmi diamankan oleh Arsenal setelah kompetitor terdekat mereka, Manchester City, ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. Hasil pertandingan tersebut membuat perolehan poin milik The Gunners dipastikan tidak dapat dikejar lagi oleh skuad asuhan Pep Guardiola.
Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri masa penantian trofi Liga Utama Inggris bagi kubu London Utara selama 22 tahun, yang kini mengoleksi total 14 trofi sepanjang sejarah klub. Momentum kesuksesan tersebut turut memicu apresiasi dari juru taktik Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, yang mengagumi kualitas permainan anak asuh Mikel Arteta, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Enrique menilai bahwa sang jawara baru Inggris merupakan kesebelasan yang berada di garda terdepan dalam hal implementasi taktik global, khususnya pada efektivitas transisi permainan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh arsitek tim asal Spanyol itu menjelang pertemuan kedua tim di kompetisi Eropa.
"Saya pikir mereka pantas memenangkan liga - mereka telah menjalani musim yang brilian," kata Enrique dalam konferensi pers, Rabu (20/5/2026) malam WIB.
Mantan pelatih Barcelona tersebut menambahkan bahwa pengalaman menghadapi Meriam London pada musim sebelumnya memberikan gambaran utuh mengenai kekuatan kolektif yang dimiliki sang lawan.
"Kami sudah pernah bermain melawan tim Arsenal yang ini, jadi kami tahu kemampuan mereka. Tanpa bolanya, mereka adalah tim terbaik di dunia, dan dengan bola mereka bisa mencetak banyak gol. Itu adalah kombinasi yang luar biasa," sambung Enrique.
Pertandingan kompetitif berikutnya akan mempertemukan PSG dengan Arsenal dalam partai final Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung di Budapest pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Laga pamungkas ini menjadi pembuktian besar bagi Les Parisien yang berstatus sebagai juara bertahan setelah pada musim lalu juga sempat berhadapan dengan Arsenal di fase semifinal.