Aktris Hollywood Lucy Liu mengungkapkan pengalaman pribadinya saat menjalani operasi pengangkatan benjolan payudara akibat kesalahan diagnosa medis pada periode 1990-an. Hal tersebut disampaikan bintang film tersebut dalam wawancara terbaru bersama PEOPLE pada April 2026 sebagai bagian dari kampanye kesadaran kesehatan.
Dilansir dari Wolipop, insiden ini bermula ketika wanita yang kini berusia 57 tahun tersebut menemukan benjolan di payudaranya. Tanpa melakukan pemeriksaan penunjang seperti ultrasound atau mammogram, dokter yang menanganinya saat itu langsung menyimpulkan bahwa benjolan tersebut adalah kanker.
Keterbatasan akses informasi dan belum adanya internet secara luas pada masa itu membuat Liu sepenuhnya memercayai diagnosa awal sang dokter. Meskipun sempat disarankan oleh rekannya untuk mencari opini kedua, ia memilih untuk segera menjadwalkan tindakan bedah.
"Aku sebenarnya tidak terlalu memikirkannya. Tapi itu menakutkan, karena pada saat itu, informasi yang tersedia sangat terbatas, karena kami belum memiliki internet," kata Lucy Liu, pemeran film Charlie's Angels.
Operasi pengangkatan benjolan pun tetap dilakukan sesuai jadwal guna mencegah penyebaran sel yang diduga kanker. Namun, hasil pemeriksaan setelah tindakan bedah menunjukkan bahwa benjolan tersebut ternyata bersifat jinak dan bukan merupakan kanker.
Kini, ibu satu anak tersebut bekerja sama dengan Pfizer dalam kampanye 'Every Breakthrough Matters' untuk mendorong masyarakat melakukan advokasi diri. Ia menekankan pentingnya memahami prosedur skrining secara benar serta tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan meskipun memiliki jadwal yang padat.
"Ini bukan tentang memperbaiki, tetapi tentang benar-benar memahami apa itu skrining, dan tentang informasi dan advokasi. Itu adalah hal yang sangat penting," ujar Lucy Liu mengenai tujuannya meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker.