Upaya Juventus untuk mengamankan tanda tangan Bernardo Silva semakin intensif dalam beberapa pekan terakhir. Pelatih Si Nyonya Tua, Luciano Spalletti, dikabarkan mulai turun tangan secara langsung untuk memuluskan proses kepindahan sang gelandang.
Langkah proaktif ini diambil mengingat masa bakti Bernardo Silva bersama Manchester City akan segera berakhir. Seperti dilansir dari Detik Sport, kontrak pemain berkebangsaan Portugal tersebut di Etihad Stadium dijadwalkan habis pada 30 Juni 2026.
Bernardo Silva sendiri telah memberikan sinyal kuat mengenai masa depannya di Inggris. Gelandang kreatif berusia 31 tahun tersebut sudah menyatakan niatnya untuk meninggalkan The Citizens pada pengujung musim ini demi mencari tantangan baru.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Luciano Spalletti tidak ingin kehilangan momentum dalam perburuan ini. Pelatih kawakan tersebut dilaporkan telah menghubungi Bernardo Silva secara pribadi melalui sambungan telepon.
Pendekatan personal ini dilakukan untuk meyakinkan Silva agar memilih Turin sebagai pelabuhan berikutnya. Sebelumnya, Juventus dikabarkan telah menyiapkan tawaran kontrak berdurasi tiga tahun untuk mantan pemain AS Monaco tersebut.
Nilai kontrak yang disiapkan manajemen Bianconeri tergolong fantastis. Juventus disebut-sebut menawarkan gaji sebesar 7 juta Euro per musim bagi kapten Manchester City itu agar bersedia merapat ke Liga Italia.
Persaingan dengan Barcelona
Meski Juventus menunjukkan keseriusan tinggi, langkah mereka tidak akan mudah. Raksasa Spanyol, Barcelona, juga dilaporkan menaruh minat besar untuk membidik jasa gelandang yang dikenal memiliki visi bermain luar biasa tersebut.
Persaingan dua klub besar Eropa ini menjadi babak baru bagi karier Bernardo Silva. Sejak bergabung dengan Manchester City pada tahun 2017, ia telah menjadi pilar penting di bawah asuhan Pep Guardiola dan menyapu bersih semua gelar juara bergengsi.
Kontribusi Silva di Manchester City sangat krusial, hingga akhirnya ia dipercaya mengemban ban kapten tim. Kini, setelah hampir satu dekade di Premier League, kepindahan ke Juventus di bawah arahan Spalletti menjadi salah satu opsi paling realistis bagi masa depannya.