Liverpool menelan kekalahan ke-19 di semua kompetisi musim ini setelah takluk 2-4 dari Aston Villa dalam pertandingan Premier League di Villa Park, Sabtu (16/5/2026) dini hari WIB. Hasil negatif tersebut menjadi salah satu catatan terburuk klub sejak promosi ke divisi teratas Inggris pada tahun 1962.
Kemenangan tuan rumah dipastikan melalui gol Morgan Rogers, dua gol Ollie Watkins, serta sumbangan John McGinn, sementara Liverpool hanya membalas lewat dua sundulan Virgil van Dijk. Dilansir dari Bola, skuad asuhan Arne Slot kini telah kebobolan total 77 gol di semua ajang, yang merupakan rapor pertahanan terburuk kedua mereka sepanjang era Premier League.
Eks gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, memberikan pandangannya terkait situasi sulit yang dihadapi klub dan posisi manajer saat ini. Redknapp menilai penurunan performa merupakan konsekuensi logis setelah berakhirnya era kepelatihan sebelumnya.
"Apa yang saya lihat musim ini sebenarnya saya kira akan terjadi musim lalu setelah Liverpool kehilangan Jurgen Klopp," kata Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.
Pria yang kini menjadi komentator tersebut berpendapat bahwa keberhasilan menjadi juara liga pada musim sebelumnya sempat menutupi tantangan transisi pasca-Klopp. Ia juga menyoroti masalah cedera pemain yang konsisten mengganggu stabilitas tim.
"Musim lalu mereka justru juara liga. Tetapi musim ini penurunannya sangat besar," ujar Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.
Meskipun performa tim sedang merosot, Redknapp tetap mendukung agar manajemen mempertahankan Arne Slot di kursi kepelatihan. Ia merasa tekanan suporter untuk mendatangkan pelatih baru tidak bisa dihindari dalam situasi seperti ini.
"Gajah besar di ruangan ini tentu saja adalah Xabi Alonso," ujar Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.
Munculnya nama pelatih Real Madrid tersebut dinilai wajar mengingat pencapaian impresif Alonso bersama Bayer Leverkusen sebelumnya. Namun, Redknapp menegaskan bahwa Slot telah memberikan kontribusi nyata yang patut diapresiasi oleh klub.
"Ada banyak fans yang tergoda dengan ide itu. Dia melakukan pekerjaan luar biasa di Leverkusen dan merupakan pelatih elite," lanjut Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.
Redknapp menambahkan bahwa pemecatan manajer yang baru saja memberikan trofi dan mengamankan posisi di kompetisi Eropa merupakan langkah yang terburu-buru. Baginya, stabilitas jangka panjang lebih penting daripada sekadar mengganti nahkoda.
"Ada sisi saya yang masih berpikir Slot layak mendapatkan satu tambahan setelah menjuarai Premier League," tutur Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.
Pertimbangan utama Redknapp adalah pencapaian minimal yang tetap diraih Liverpool meskipun dalam kondisi skuad yang tidak ideal. Menurutnya, Slot telah memenuhi target fundamental untuk bersaing di level tertinggi.
"Saya merasa tidak nyaman memecat manajer setelah membawa tim lolos Liga Champions," kata Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.
Selain masalah kepelatihan, Redknapp menyarankan adanya perombakan komposisi pemain demi mengembalikan energi tim yang hilang sepanjang musim 2025/2026. Ia menggarisbawahi beberapa posisi krusial yang perlu segera mendapatkan tenaga baru.
"Saya berharap versi Liverpool yang lebih baik musim depan. Mereka membutuhkan bek kanan baru dan lebih banyak energi dalam tim," ujar Redknapp, Jamie Redknapp, Mantan gelandang Liverpool.