Lionel Messi Catat Rekor Gaji Tertinggi dalam Sejarah Liga Amerika Serikat

Lionel Messi Catat Rekor Gaji Tertinggi dalam Sejarah Liga Amerika Serikat
Foto: Ilustrasi Lionel Messi Catat Rekor Gaji Tertinggi dalam Sejarah Liga Amerika Serikat.

Megabintang asal Argentina, Lionel Messi, kembali menorehkan pencapaian luar biasa di luar arena pertandingan melalui struktur pendapatan barunya. Dilansir dari Bola, laporan terbaru mengenai upah pemain di Amerika Serikat menempatkan Messi sebagai atlet dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah liga sepak bola di negara tersebut.

Kenaikan pendapatan yang sangat signifikan ini terungkap setelah Asosiasi Pemain Major League Soccer (MLS) merilis data kompensasi resmi untuk tahun 2026. Dalam kesepakatan teranyar bersama Inter Miami, pendapatan Messi kini tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan bintang-bintang top lainnya di liga.

Berdasarkan rilis perdana pada tahun 2026, Lionel Messi menerima gaji pokok sebesar 25 juta dollar AS atau berkisar Rp 437 miliar per tahun. Jika angka tersebut digabungkan dengan kompensasi terjamin, total pendapatan yang diterimanya menembus angka 28 juta dollar AS atau setara dengan Rp 489,5 miliar.

Nilai kontrak yang fantastis ini bahkan dilaporkan melampaui total beban gaji gabungan dari 28 tim lain yang berkompetisi di MLS. Perbedaan skala ekonomi ini terlihat sangat mencolok jika membandingkan pendapatan Messi dengan pemain di peringkat kedua daftar gaji tertinggi.

Son Heung-min yang saat ini memperkuat Los Angeles FC (LAFC) menempati posisi kedua dengan gaji pokok 10,3 juta dollar AS atau sekitar Rp 180,1 miliar. Total kompensasi yang diterima bintang asal Korea Selatan tersebut mencapai 11,2 juta dollar AS yang setara dengan Rp 195,8 miliar.

Walaupun Son menyandang status sebagai pemain bintang setelah kepindahannya dari Tottenham, angka pendapatannya tetap memiliki selisih yang sangat jauh dari La Pulga. Ketimpangan ini menegaskan posisi istimewa Messi di pasar sepak bola Amerika Utara.

Investasi Strategis Inter Miami

Keputusan manajemen Inter Miami untuk memagari Messi dengan kontrak hingga musim 2028 dinilai sebagai langkah investasi yang memberikan dampak instan. Klub yang dimiliki oleh David Beckham tersebut mencatatkan pengeluaran sebesar 54,6 juta dollar AS, angka yang jauh melampaui pengeluaran Los Angeles FC.

Pengeluaran besar tersebut dianggap sepadan dengan pencapaian yang dihadirkan sang kapten, termasuk keberhasilannya mempersembahkan gelar juara liga pertama bagi klub. Performa Messi di lapangan juga tetap tajam dengan koleksi 59 gol dari 64 pertandingan musim reguler yang telah dijalaninya.

Daftar Pemain dengan Bayaran Tinggi Lainnya

Di bawah persaingan finansial antara Messi dan Son Heung-min, terdapat sejumlah nama besar yang juga menerima kompensasi tinggi. Miguel Almiron dilaporkan mengantongi pendapatan sebesar 7,9 juta dollar AS atau sekitar Rp 138,1 miliar per tahun.

Selain itu, Thomas Muller yang kini membela Vancouver Whitecaps menerima bayaran senilai 5,15 juta dollar AS atau setara dengan Rp 90 miliar. Meski angka-angka ini tergolong besar untuk standar liga, belum ada pemain yang mampu mendekati angka sensasional milik peraih delapan gelar Ballon d'Or tersebut.

Dengan konsistensi performa yang terus terjaga, Lionel Messi diprediksi akan tetap menjadi pusat gravitasi ekonomi sekaligus tulang punggung prestasi bagi Inter Miami dalam beberapa tahun mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi