Megabintang Argentina Lionel Messi memicu kekhawatiran setelah mendadak keluar lapangan akibat masalah kaki saat membela Inter Miami melawan Philadelphia Union dalam laga Major League Soccer pada Minggu waktu setempat. Insiden di Stadion Nu tersebut terjadi beberapa pekan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Pemain berusia 38 tahun tersebut ditarik keluar pada menit ke-73 setelah tampak memegangi bagian belakang kaki kirinya di tengah guyuran hujan deras. Meski memicu kecemasan, kapten Inter Miami itu terpantau berjalan normal menuju lorong stadion dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Miami 6-4.
Kondisi fisik sang pemain kini menjadi sorotan utama karena skuad resmi Argentina dijadwalkan akan diumumkan pekan depan. Pertandingan hari Minggu tersebut juga menjadi laga terakhir Inter Miami sebelum kompetisi domestik memasuki masa jeda menjelang turnamen akbar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pelatih Inter Miami Guillermo Hoyos memberikan konfirmasi bahwa keputusan menarik keluar sang penyerang murni merupakan langkah pencegahan. Hoyos menjelaskan bahwa kondisi lapangan yang sangat berat menjadi pertimbangan utama tim pelatih untuk tidak mengambil risiko lebih lanjut.
"Sepanjang yang saya tahu, kami belum memiliki laporan (medis) mengenai hal itu, tetapi kami akan segera mendapatkannya," ujar Hoyos.
Pihak klub masih menunggu pemeriksaan tim medis untuk memastikan tingkat keparahan masalah kaki tersebut. Hoyos menegaskan bahwa situasi ini lebih disebabkan oleh faktor kelelahan fisik akibat beban pertandingan.
"Dia benar-benar menderita kelelahan dalam hal itu -- ini memang kelelahan. Dia lelah; lapangannya berat dan ketika ragu, pendekatan standarnya adalah selalu memastikan Anda tidak mengambil risiko apa pun," kata Hoyos.
Kondisi ketidakpastian ini juga dirasakan oleh para pemain Inter Miami di dalam lapangan. Rekan setim Messi, Mateo Silvetti, menyatakan bahwa seluruh anggota tim tetap mendoakan yang terbaik untuk kondisi sang kapten.
"Saya sama tidak tahunya dengan orang lain," kata Silvetti.
Silvetti menambahkan bahwa fokus para pemain sempat terpecah karena insiden tersebut terjadi di tengah laga yang sedang berjalan sengit. Tim berharap masalah ini tidak mengancam partisipasi Messi di kompetisi internasional mendatang.
"Pada saat itu, kami semua fokus pada pertandingan. Saya tidak tahu apakah itu cedera atau dia hanya lelah. Kami berharap ini bukan sesuatu yang serius. Mengingat pola pikirnya dan hal lainnya, kami akan mendoakan yang terbaik untuknya," ujar Silvetti.
Masalah kebugaran ini menjadi perhatian besar bagi Tim Nasional Argentina yang datang sebagai juara bertahan. Berdasarkan jadwal, Argentina akan melakoni laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Aljazair di Kansas City pada 16 Juni, lima hari setelah turnamen resmi dibuka di Mexico City.