Klub asal Prancis, Lille OSC, dilaporkan tengah mempertimbangkan Thiago Motta sebagai kandidat kuat pelatih baru mereka. Langkah ini diambil guna mengantisipasi ketidakpastian masa depan Bruno Genesio di kursi kepelatihan.
Kontrak Genesio bersama klub yang diperkuat Calvin Verdonk tersebut dijadwalkan berakhir pada Juni 2026. Hingga saat ini, proses negosiasi perpanjangan kontrak antara kedua pihak dikabarkan belum membuahkan hasil signifikan.
Dilansir dari Suara, Presiden Lille, Olivier Letang, kini mulai bergerak aktif mencari suksesor potensial. Letang disebut lebih memprioritaskan sosok pelatih asing untuk memimpin skuad Les Dogues pada musim mendatang.
Nama Thiago Motta mencuat sebagai target utama dalam daftar incaran manajemen Lille. Letang diketahui memiliki rekam jejak kerja sama yang baik dengan Motta saat keduanya masih bernaung di Paris Saint-Germain beberapa waktu lalu.
Selain hubungan personal dengan presiden klub, staf kepelatihan Motta juga mempunyai keterikatan mendalam dengan sepak bola Prancis. Anggota timnya seperti Alexandre Hugeux, Simon Colinet, dan Alfred Dossou-Yovo merupakan sosok yang mengenal atmosfer liga tersebut.
Di sisi lain, Bruno Genesio tidak menampik spekulasi yang beredar mengenai posisinya. Dalam sesi konferensi pers, ia mengakui bahwa pembicaraan mengenai kontrak baru memang belum mengalami kemajuan berarti.
Meskipun masa depannya belum jelas, Genesio menegaskan komitmennya untuk membawa Lille meraih hasil maksimal di sisa musim ini. Tim saat ini masih berjuang keras untuk mengamankan posisi di zona UEFA Champions League dengan dua laga tersisa.
Genesio juga mengungkapkan bahwa terdapat ketertarikan dari klub lain terhadap jasanya. Namun, ia memilih untuk tetap fokus pada target jangka pendek bersama Lille sebelum membuat keputusan akhir.
Ambisi Lille Menarik Minat Thiago Motta
Thiago Motta sendiri saat ini berstatus tanpa klub setelah menyudahi masa baktinya di Juventus pada Maret 2025. Sejumlah klub Eropa seperti Ajax, Wolverhampton Wanderers, Fiorentina, hingga Atalanta sempat dikaitkan dengan pelatih berusia 43 tahun itu.
Sejauh ini belum ada kesepakatan resmi yang terjalin dengan klub manapun. Motta diketahui sangat selektif dan hanya bersedia menerima tawaran yang memiliki proyek ambisius serta visi sepak bola yang sejalan dengan prinsipnya.
Lille merasa optimis dapat meyakinkan Motta untuk bergabung dengan menyodorkan proyek kompetitif di level Eropa. Kehadiran Motta diharapkan mampu membawa dimensi baru bagi permainan Lille di kompetisi domestik maupun internasional.