Leicester City resmi terdegradasi ke divisi ketiga Liga Inggris atau League One setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu Hull City di King Power Stadium pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini memastikan The Foxes turun kasta untuk kedua kalinya dalam setahun terakhir.
Berdasarkan laporan dari Detik Sport, kegagalan meraih poin penuh ini membuat Leicester tertahan di posisi ke-23 klasemen Championship dengan raihan 42 poin. Secara matematis, mereka tidak mungkin mengejar Blackburn Rovers yang berada di zona aman peringkat ke-21 dengan koleksi 49 poin di sisa dua laga.
Pertandingan krusial tersebut sempat memberikan harapan bagi tuan rumah ketika gol dari Jordan James melalui titik penalti dan Luke Thomas membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah sebelumnya tertinggal oleh gol Liam Millar. Namun, kemenangan Leicester dibuyarkan oleh gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Oliver McBurnie.
| Posisi | Klub | Poin | Status |
|---|---|---|---|
| 21 | Blackburn Rovers | 49 | Aman |
| 22 | Tim X | - | Zona Degradasi |
| 23 | Leicester City | 42 | Terdegradasi |
| 24 | Tim Y | - | Zona Degradasi |
Keterpurukan Leicester City pada musim ini diperparah dengan sanksi pengurangan enam poin yang dijatuhkan pada 5 Februari lalu akibat pelanggaran aturan finansial saat promosi ke Premier League musim 2023/2024. Upaya banding yang diajukan manajemen klub pun telah resmi ditolak pada 8 April lalu.
Kondisi teknis di lapangan juga tidak menunjukkan perbaikan meski klub telah melakukan tiga kali pergantian manajer sepanjang musim, termasuk penunjukan Gary Rowett. Di bawah arahan Rowett, Leicester tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan dari 18 pertandingan terakhir yang mereka jalani.
Kembalinya Leicester ke League One menjadi pencapaian terburuk klub sejak terakhir kali berkompetisi di kasta tersebut pada musim 2008/2009. Situasi ini kontras dengan sejarah klub yang berhasil menjuarai Premier League pada 2015/2016 serta meraih trofi Piala FA pada tahun 2021.