TAP Untuk Negeri meluncurkan layanan Hotline PERKASA pada Jumat (8/5/2026) sebagai sarana konsultasi dan pendampingan bagi petani kelapa sawit di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta produktivitas kebun secara berkelanjutan guna mendukung pasokan bahan baku energi nasional.
Dilansir dari Money, peluncuran layanan ini merespons kebutuhan energi yang kian meningkat serta dorongan pemerintah terhadap implementasi biodiesel B50. Melalui WhatsApp di nomor +62 811-2220-1210, petani kini dapat mengakses informasi mengenai budidaya, pengendalian hama, pemupukan, hingga praktik panen yang tepat.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan penegasan bahwa sektor kelapa sawit memegang peranan krusial bagi stabilitas ekonomi negara. Pengelolaan yang berkelanjutan dan penguatan hilirisasi menjadi fokus utama agar dampak ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Indonesia tidak boleh mundur. Sawit adalah kekuatan ekonomi bangsa," ujar Andi Amran Sulaiman dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
Peningkatan kompetensi petani dinilai sebagai langkah strategis mengingat mereka merupakan bagian penting dalam rantai pasok industri sawit. TAP Untuk Negeri memproyeksikan bahwa kemudahan akses terhadap pengetahuan agronomi akan berbanding lurus dengan kesejahteraan keluarga petani dan ketahanan ekonomi nasional.
Sejalan dengan upaya tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggarisbawahi perlunya penguatan program biodiesel. Strategi ini menjadi bagian dari kemandirian energi nasional dalam menghadapi dinamika krisis energi global.
"Ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam menghadapi krisis energi dunia sekarang," ujar Bahlil Lahadalia.
Langkah optimasi pengangkatan minyak (lifting) dan diversifikasi energi menjadi poin utama dalam kebijakan pemerintah saat ini. Implementasi B50 dipandang sebagai solusi efektif untuk menekan angka ketergantungan pada bahan bakar impor.
"Yang pertama kita harus mengoptimalkan lifting kita. Yang kedua adalah mencari diversifikasi seperti B50. B50 itu kan mengurangi impor solar kita," lanjut Bahlil Lahadalia.
Keberhasilan program B50 sangat bergantung pada ketersediaan Crude Palm Oil (CPO) yang stabil dan berkelanjutan. Hotline PERKASA hadir sebagai ruang solusi cepat bagi petani di lapangan guna memastikan produktivitas tetap terjaga demi memenuhi kebutuhan industri sawit di masa depan.