Perjuangan Persis Solo untuk mempertahankan posisi di Super League 2025-2026 kini bergantung pada hasil pertandingan antara PSIM Yogyakarta melawan Madura United. Seperti dilansir dari Bola, situasi ini menjadi krusial bagi Laskar Sambernyawa demi menghindari ancaman degradasi.
Persis Solo sebenarnya baru saja mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Dewa United FC pada Sabtu (16/5/2026). Angka penuh tersebut diraih berkat gol tunggal yang dicetak oleh Luka Dumancic pada menit ke-75.
Tambahan tiga poin ini membuat Persis Solo mengumpulkan 31 poin dari total 33 laga yang sudah dijalani. Tim yang dinakhodai oleh Milomir Seslija tersebut kini berada di peringkat atas Madura United FC dengan selisih hanya satu angka.
Madura United FC yang menempati peringkat ke-15 merupakan batas terakhir zona aman kompetisi. Namun, Madura United masih mengantongi satu laga sisa pada pekan ke-33 yang baru akan digelar.
Pertandingan sisa tersebut mempertemukan Madura United dengan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (17/5/2026) pukul 19.00 WIB. Hasil akhir duel ini dipastikan langsung memengaruhi nasib Persis Solo.
Jika Madura United berhasil mengamankan kemenangan, posisi mereka otomatis aman dari kejaran. Dampaknya, Persis Solo akan terlempar ke zona merah dan turun kasta ke Championship Liga 2 musim depan.
Kondisi persaingan ini semakin sengit mengingat adanya sejarah rivalitas yang panjang antara PSIM dan Persis Solo dalam tajuk Derbi Mataram. PSIM Jogja lekat dengan julukan Mataram Blue, sementara Persis Solo dikenal sebagai Mataram Red.
Walau berkembang spekulasi di kalangan pencinta bola mengenai kemungkinan PSIM mempermudah jalan Madura United demi menjatuhkan rivalnya, kubu Laskar Mataram membantah hal tersebut. Tim asuhan Jean Paul van Gastel menegaskan tetap mengincar hasil maksimal.
Pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel, menyatakan bahwa seluruh pasukannya siap bertarung secara serius dalam pertandingan tersebut.
"I tentu ingin memenangkan laga lawan Madura United besok," ucap Van Gastel.
Di sisi lain, juru taktik Persis Solo berharap asas profesionalisme tetap dijunjung tinggi oleh semua kontestan yang sedang bersaing di papan bawah. Milomir Seslija memilih fokus pada internal timnya tanpa mau terganggu oleh laga lain.
"Kami berfokus pada pertandingan sendiri, kami tidak boleh memikirkan apa yang terjadi di pertandingan lain," ucap Milo dalam jumpa pers.
"Kami berharap semua bermain seperti Persebaya (pekan lalu), bermain jujur, tidak ada pertemanan, harus profesional," tegas Milo.
Van Gastel memperkirakan jalannya pertandingan melawan Madura United akan berlangsung ketat. Motivasi tinggi tim lawan untuk meraih kemenangan menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya.
"Namun memang hasil laga hari ini (Persis 1-0 Dewa) sangat mempengaruhi Madura untuk laga besok."
"Mereka pasti akan main all out karena butuh menang untuk menjaga jarak dengan Persis," tandasnya.