Laba Bersih PT Era Media Sejahtera Melonjak 246 Persen Kuartal I 2026

Laba Bersih PT Era Media Sejahtera Melonjak 246 Persen Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi Laba Bersih PT Era Media Sejahtera Melonjak 246 Persen Kuartal I 2026.

PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan pada kuartal I 2026. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pendapatan yang cenderung stagnan.

Dilansir dari Market, emiten yang bergerak di sektor media dan periklanan tersebut meraup laba neto tahun berjalan sebesar Rp4,32 miliar. Angka ini melesat 246,23% dibandingkan perolehan Rp1,25 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pencapaian positif ini diklaim sebagai hasil dari strategi efisiensi yang dijalankan manajemen. Selain itu, kontribusi dari pendapatan lain-lain turut memperkuat laba perusahaan, meskipun pendapatan neto konsolidasian turun tipis 0,25% menjadi Rp30,75 miliar.

Laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai Rp7,59 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan pesat dari posisi Rp1,20 miliar pada kuartal I 2025.

Kenaikan laba tersebut berdampak langsung pada laba per saham dasar perseroan. Nilainya terdongkrak menjadi Rp0,98 per lembar saham, dibandingkan sebelumnya yang hanya berada di level Rp0,15 per lembar.

Segmen periklanan tetap menjadi mesin utama pertumbuhan dengan menyumbang pendapatan sebesar Rp26,97 miliar. Angka ini melonjak tajam dari capaian tahun lalu yang sebesar Rp17,82 miliar.

SSPACE juga mulai merasakan dampak positif dari diversifikasi bisnis baru. Lini bisnis merchandise menyumbang Rp2,07 miliar, sementara sektor penyelenggaraan acara dan pameran mencatatkan pendapatan senilai Rp1,32 miliar.

Namun, penurunan drastis terlihat pada segmen jasa konsultasi. Pendapatan dari lini ini merosot tajam menjadi Rp382,58 juta, jauh di bawah angka periode tahun lalu yang mencapai Rp13,00 miliar.

Struktur Keuangan dan Efisiensi Liabilitas

Hingga 31 Maret 2026, total aset perseroan berada di angka Rp311,17 miliar. Angka ini mengalami penurunan sekitar 10,06% jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp345,97 miliar.

Meskipun aset menurun, struktur keuangan perusahaan menunjukkan penguatan. Total liabilitas berhasil ditekan sebesar 42,46% menjadi Rp56,12 miliar, turun dari posisi sebelumnya Rp97,53 miliar.

Penurunan liabilitas ini dipicu oleh pelunasan utang bank jangka pendek yang kini mencapai nilai nihil. Sebelumnya, perusahaan mencatatkan beban utang bank jangka pendek sebesar Rp8 miliar pada akhir tahun lalu.

Di sisi lain, total ekuitas perusahaan mengalami pertumbuhan. Nilai ekuitas naik menjadi Rp255,05 miliar dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebesar Rp248,44 miliar.

Kondisi likuiditas perusahaan tetap terjaga pada level yang solid. SSPACE mengantongi posisi kas dan setara kas sebesar Rp131,23 miliar pada akhir Maret 2026, meskipun terdapat sedikit penurunan dari posisi Rp136,87 miliar di akhir tahun sebelumnya.

Keberhasilan mencetak laba besar di tengah pendapatan yang datar menunjukkan kemampuan manajemen dalam mengoptimalkan beban usaha. Perusahaan juga terlihat efektif dalam memanfaatkan sumber pendapatan non-operasional di tengah dinamika pasar media nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi