PT Asuransi Jiwa BCA atau BCA Life melaporkan pertumbuhan pada sisi pendapatan sepanjang tahun buku 2025. Namun, kenaikan pada lini atas tersebut belum mampu mendorong perolehan laba bersih perseroan.
Dikutip dari Finansial berdasarkan laporan keuangan Senin (27/4/2026), pendapatan jasa asuransi BCA Life hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp855,66 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 11,3% secara tahunan (year on year/YoY).
Peningkatan pendapatan tersebut dibarengi dengan kenaikan beban jasa asuransi yang cukup signifikan. Tercatat, beban jasa asuransi membengkak 25,6% YoY menjadi Rp777,64 miliar pada periode yang sama.
Manajemen mencatat beban dari kontrak reasuransi yang dimiliki adalah sebesar Rp38,10 miliar. Kondisi ini membuat hasil jasa asuransi bersih perusahaan berada di angka Rp39,90 miliar, atau terpangkas 43,8% dari posisi tahun sebelumnya Rp71,08 miliar.
Meskipun hasil jasa bersih menurun, akumulasi hasil asuransi dan investasi bersih sepanjang 2025 mampu tumbuh 15,8% YoY menjadi Rp107,07 miliar. Adapun laba komprehensif yang diraih perseroan tercatat sebesar Rp54,68 miliar.
Sisi operasional menunjukkan performa positif dengan perolehan pendapatan premi yang menyentuh Rp2,00 triliun. Nilai tersebut tumbuh pesat 32,9% YoY, di mana perusahaan telah menyalurkan klaim dan manfaat kepada nasabah senilai Rp465,28 miliar.
BCA Life juga melaporkan rasio kecukupan modal atau Risk Based Capital (RBC) yang sangat kuat di level 431,20% pada akhir 2025. Angka ini berada jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan regulator.
Untuk perolehan laba setelah pajak, BCA Life membukukan nilai Rp96,61 miliar sepanjang 2025. Realisasi laba bersih ini mengalami koreksi sebesar 18,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp119,13 miliar.
Dari sisi neraca keuangan, total aset perusahaan yang melayani 503.856 nasabah ini melonjak 39,7% YoY menjadi Rp4,68 triliun. Pertumbuhan aset didominasi oleh penempatan investasi yang nilainya mencapai Rp4,31 triliun.
| Indikator Keuangan | Realisasi 2025 | Pertumbuhan (YoY) |
|---|---|---|
| Pendapatan Jasa Asuransi | Rp855,66 Miliar | 11,3% |
| Pendapatan Premi | Rp2,00 Triliun | 32,9% |
| Total Aset | Rp4,68 Triliun | 39,7% |
| Laba Setelah Pajak | Rp96,61 Miliar | -18,9% |
| Rasio RBC | 431,20% | Stabil |