Kurniawan Dwi Yulianto Minta Dukungan Masyarakat Jelang Piala Asia U17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Minta Dukungan Masyarakat Jelang Piala Asia U17 2026
Foto: Ilustrasi Kurniawan Dwi Yulianto Minta Dukungan Masyarakat Jelang Piala Asia U17 2026.

Pelatih Timnas U17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat menjelang bergulirnya Piala Asia U17 2026. Turnamen bergengsi tingkat Benua Kuning ini dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 5 hingga 22 Mei 2026.

Dikutip dari Bola, skuad Garuda Asia menempati Grup B yang dihuni oleh tim-tim kuat seperti Jepang, China, dan Qatar. Persaingan di grup ini dinilai sangat kompetitif karena kekuatan setiap negara dianggap cukup merata.

Persiapan tim nasional kini menjadi pusat perhatian, terutama setelah Indonesia sempat menelan kekalahan saat melakoni laga uji coba melawan China. Selain tekanan kompetisi, tim juga mengemban misi besar untuk lolos ke Piala Dunia U17 2026.

PSSI telah memberikan arahan yang jelas kepada seluruh elemen tim untuk menjaga fokus dan semangat juang yang tinggi selama turnamen berlangsung. Kurniawan menyebutkan bahwa jajaran federasi terus memberikan dorongan moral bagi para pemain.

"Kalau dari coach John (Herdman) tidak ada karena saya tidak berkomunikasi langsung (dengannya)," ujar Kurniawan.

"Kalau dari PSSI ada pak Erick (Thohir), pak Sumardji, Sekjen (Yunus Nusi) juga mengatakan untuk tetap fokus, semangat, pokoknya tampil fight, all-out, dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," lanjutnya.

Ambisi Menembus Piala Dunia U17

Kurniawan Dwi Yulianto menekankan bahwa seluruh pemain akan memberikan kemampuan maksimal untuk mengamankan tiket Piala Dunia. Syarat utamanya adalah Indonesia harus mampu finis di posisi dua besar fase grup.

"Kalau target kita tahu ingin menjadikan Piala Dunia tradisi, dan selagi kita belum bertanding, kita tetap optimis dan harus selalu membawa rasa optimis itu," kata Kurniawan.

"Tinggal nanti di lapangan bagaimana kita fight, kita bekerja, untuk meraih hasil yang terbaik," ujarnya.

Mantan penyerang legendaris Indonesia ini juga merefleksikan kegagalan pada ajang sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa. Kehadiran doa dan dukungan publik diyakini menjadi faktor krusial bagi mentalitas bertanding anak asuhnya.

"Harapannya pasti kita ingin memberikan yang terbaik, dan saya rasa pemain juga akan tampil maksimal," jelasnya.

"Saya tidak akan pernah berhenti untuk meminta dukungan dan doa dari masyarakat untuk keberhasilan tim Indonesia," tutur Kurniawan.

Artikel terkait

Rekomendasi