Kreator Konten Modifikasi Zebra Cross Pac Man di Tebet Jakarta

Kreator Konten Modifikasi Zebra Cross Pac Man di Tebet Jakarta
Foto: Ilustrasi Kreator Konten Modifikasi Zebra Cross Pac Man di Tebet Jakarta.

Seorang kreator konten bernama Ijoel bersama timnya melakukan aksi kreatif dengan mengecat ulang zebra cross di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, menggunakan karakter gim ikonik Pac-Man pada akhir Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik sekaligus menarik perhatian warga mengenai kondisi marka jalan yang mulai pudar.

Visual unik tersebut sempat viral di media sosial setelah pengerjaannya dilakukan pada Jumat (27/3/2026) dan terpantau masih ada hingga Selasa (31/3/2026). Dilansir dari Otomotif, inisiasi kolektif ini melibatkan lima orang sukarelawan yang memanfaatkan waktu senggang saat jalanan Jakarta sedang sepi.

Ijoel menjelaskan bahwa pemilihan waktu pengerjaan menjadi faktor kunci agar tidak mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Sebenarnya ada lima orang. Bantuin dadakan, gitu. Mengerjakannya dari jam 12 malam kita start. Karena menunggu sepi. Sebenarnya pas libur Lebaran tuh sudah sepi. Cuma jam 12 malam lebih sepi sampai jam 5 (pagi) subuh," ujar Ijoel, kreator konten.

Sebelum melakukan pengecatan, tim telah melakukan kajian mendalam mengenai standar keamanan marka jalan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa estetika yang ditambahkan tidak mengurangi fungsi utama penyeberangan jalan.

"Kita sudah riset. Pertama, riset dulu zebra cross standarnya kayak apa, gitu. Panjang lebarnya. Biar tidak kita gambar ini malah bikin bahaya orang. Karena marka jalan kalau gambarnya segala macem (terlalu ramai) bikin orang bingung. Kita enggak mau kejadian itu," kata Ijoel, kreator konten.

Ide penggabungan seni dan infrastruktur jalan ini merujuk pada praktik yang sudah banyak diterapkan di berbagai negara maju untuk mempercantik tata kota.

"Kita riset dulu riset soal zebra cross yang ada karya seninya. Kan di luar negeri sudah banyak," tambah Ijoel, kreator konten.

Proses eksekusi di lapangan menggunakan cat semprot yang cepat kering dan dilakukan secara bertahap dengan menutup setengah ruas jalan menggunakan kerucut lalu lintas (cone).

"Tutup setengah jalan. Kami bawa kun (cone) ada tiga buah. Terus ada orang bantuin yang emang relawan dia. Bantuin pakai lampu stik," katanya Ijoel, kreator konten.

Pengerjaan dilakukan per sisi jalan secara bergantian untuk menjamin keselamatan anggota tim maupun pengguna jalan yang melintas pada dini hari.

"Jadi setengah jalan kita gambar. Selesain gambar, menunggu kering. Baru pindah ke setengah jalan lagi. Karena itu malam dan libur Lebaran. Enggak ganggu jalan Alhamdulillah," pungkas Ijoel, kreator konten.

Artikel terkait

Rekomendasi