Konstruksi Oakwood Sanur Bali Mulai Dibangun di Kawasan Medis InJourney

Konstruksi Oakwood Sanur Bali Mulai Dibangun di Kawasan Medis InJourney
Foto: Ilustrasi Konstruksi Oakwood Sanur Bali Mulai Dibangun di Kawasan Medis InJourney.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur kini semakin berkembang seiring dimulainya tahap konstruksi proyek Oakwood Sanur Bali. Proyek properti ini mengusung konsep hunian luxury health & wellness pertama di Asia yang terhubung langsung dengan ekosistem medis internasional.

Dikutip dari Kompas, proyek ini dikelola oleh PT Hotel Indonesia Natour atau InJourney Hospitality. Hunian mewah ini menempati lahan seluas 8.500 meter persegi dan merupakan buah kolaborasi antara PT Jaya Bumi Kencana dengan The Ascott Limited.

Keberadaan Oakwood Sanur Bali di dalam wilayah KEK memberikan keuntungan berupa kepastian regulasi infrastruktur. Selain itu, standar keamanan dan lingkungan di kawasan ini dijamin sangat ketat untuk mendukung kenyamanan penghuni.

Salah satu nilai jual utama dari proyek ini adalah kemitraan yang terjalin dengan Bali International Hospital. Kolaborasi tersebut memungkinkan penghuni mendapatkan layanan pemantauan kesehatan secara rutin serta akses cepat dalam situasi darurat medis.

Fasilitas ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan senior living dan proses pemulihan kesehatan di lingkungan yang aman. Kehadiran hunian ini diharapkan dapat memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata medis kelas dunia.

Direktur Utama PT Jaya Bumi Kencana, Alex Widjaja, memberikan penjelasannya mengenai integrasi hunian premium ini. Menurutnya, proyek ini menjadi jawaban atas kebutuhan pasar di Indonesia yang selama ini mencari hunian yang menyatu dengan fasilitas kesehatan global.

"Kami membangun bukan sekadar properti, tetapi ekosistem kehidupan terbaik, di mana keamanan, kesehatan, dan kemewahan hadir dalam satu atap," ujar Alex.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat, juga menyampaikan pandangan serupa terkait dampak proyek bagi industri nasional. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam memperkuat citra Indonesia di kancah global.

"Kolaborasi ini menegaskan komitmen kami menghadirkan layanan berkualitas tinggi serta memperkuat posisi Indonesia sebagai international health & wellness destination," kata Christine.

Detail Unit dan Konsep Arsitektur Tropis

Oakwood Sanur Bali dijadwalkan akan membangun total 227 unit hunian bagi konsumen. Jumlah tersebut terdiri dari 148 unit apartemen servis (serviced apartment) dan 79 unit hunian tempat tinggal (residence).

Dari sisi desain, bangunan ini menerapkan konsep Neovernacular Tropical Harmony yang menggabungkan estetika lokal Bali dengan efisiensi modern. Desainnya mengutamakan pencahayaan alami yang maksimal dan penggunaan balkon semi terbuka.

Country General Manager The Ascott Limited Indonesia, Philip Barnes, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan di kawasan tersebut. Ia menegaskan peran perusahaannya dalam memperkuat ekosistem kesehatan di Bali.

"Kehadiran kami di sini adalah bagian dari kontribusi The Ascott Limited dalam mendukung ekosistem health & wellness The Sanur," kata Philip.

Proyek ambisius ini ditargetkan selesai pada tahun 2028 mendatang. Pangsa pasar yang disasar meliputi ekspatriat, tenaga medis profesional, hingga keluarga yang menginginkan hunian mandiri dengan fasilitas pengawasan kesehatan terpadu.

Status kepemilikan unit di Oakwood Sanur Bali menggunakan mekanisme hak guna selama 30 tahun. Skema ini memiliki opsi perpanjangan, yang memberikan dasar legalitas kuat bagi para penghuni di dalam kawasan ekonomi khusus tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi