Commons Worship Gelar Konser What A Beautiful Name di Jakarta

Commons Worship Gelar Konser What A Beautiful Name di Jakarta
Foto: Ilustrasi Commons Worship Gelar Konser What A Beautiful Name di Jakarta.

Kolektif musik gospel asal Australia, Commons Worship, dijadwalkan menyambangi Jakarta untuk menggelar konser bertajuk What A Beautiful Name Tour di The Kasablanka Hall pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kedatangan grup yang digawangi oleh Ben Fielding dan Reuben Morgan ini dikonfirmasi oleh pihak promotor Color Asia Live.

Acara ini menjadi bagian dari tur global grup yang sebelumnya dikenal luas melalui karya mereka di Hillsong Worship. Penjualan tiket akan terbagi dalam dua tahap melalui situs resmi dan aplikasi ADDtix, yakni sesi presale pada 14 Mei 2026 serta penjualan umum pada 15 Mei 2026 mulai pukul 11.59 WIB.

Managing Director Color Asia Live, David Ananda, menyatakan antusiasmenya dalam membawa grup pemenang penghargaan Grammy dan Dove Award tersebut ke Indonesia. Penyelenggara menilai kehadiran mereka sangat dinantikan oleh komunitas jemaat gereja di tanah air dilansir dari Suara.

"Kami sangat bangga bisa menghadirkan Common Worship (CXMMXNS) ke Jakarta dan senang bisa mengajak para pecinta musik gospel di Indonesia untuk menikmati malam dengan lagu-lagu worship mereka," kata David Ananda, Managing Director Color Asia Live.

Pihak promotor menjelaskan bahwa pertunjukan ini dirancang sebagai wadah pertemuan bagi para pecinta musik rohani. David menekankan peran musik dalam menyatukan komunitas melalui pengalaman spiritual yang intim.

"Kami percaya bahwa musik worship memiliki kekuatan untuk menyembuhkan, menginspirasi, dan menyatukan. Untuk itulah, konser ini akan menjadi kesempatan luar biasa bagi kita semua untuk merasakan kehadiran Tuhan dan merayakan iman bersama," lanjut David Ananda, Managing Director Color Asia Live.

Lagu-lagu populer karya Fielding dan Morgan seperti Goodness of God, Who You Say I Am, Cornerstone, hingga Mighty To Save diprediksi akan dibawakan dalam konser tersebut. Commons Worship kini mengusung pendekatan musik yang lebih berakar pada kitab suci dalam perjalanan rohani terbaru mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi