Aldi Taher Ungkap Kondisi Kesehatan Ibunda Pasca-Stroke Kelima

Aldi Taher Ungkap Kondisi Kesehatan Ibunda Pasca-Stroke Kelima
Foto: Ilustrasi Aldi Taher Ungkap Kondisi Kesehatan Ibunda Pasca-Stroke Kelima.

Selebritas Aldi Taher mengungkapkan perkembangan kondisi kesehatan ibundanya, Rosita, yang saat ini tengah berjuang memulihkan diri dari dampak serangan stroke kelima. Informasi tersebut disampaikan Aldi saat berada di kawasan Ciputat, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/4/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Kondisi fisik sang ibu saat ini memerlukan penanganan khusus karena mengalami hambatan gerak dan kesulitan dalam berkomunikasi. Aldi menjelaskan bahwa pihak keluarga sedang fokus memberikan jadwal terapi rutin untuk memperbaiki posisi anatomi leher dan fungsi motorik tangan sang ibu.

"Ya alhamdulillah baru ini tadi Ibu kita bawa terapi. Ya buat insyaallah ngelurusin leher sama tangan biar segera bergerak. Karena kan pasca-stroke yang kelima, Ibu lehernya miring sama ngomongnya susah. Bismillah kita terapi terus," kata Aldi Taher.

Meskipun situasi tersebut tergolong berat, Aldi menyebutkan adanya kemajuan yang berarti dalam proses pemulihan. Ia menyatakan keyakinannya bahwa ujian sakit yang dialami sang ibunda merupakan bentuk kasih sayang dari Tuhan.

"Dan alhamdulillah progresnya bagus. Dan saya yakin Allah uji Ibu, uji sakit karena Allah sayang. Ya Allah sayang, dan insyaallah Ibu bahagia dunia akhirat. Kita, saya, anak-anaknya, ayah sama kakak adik saya, semua merawat Ibu, memuliakan Ibu. Insyaallah kita selalu dalam lindungan Allah," beber Aldi Taher.

Sebelum mengalami serangan stroke kelima, Aldi memiliki kebiasaan mengajak ibunya terlibat aktif dalam berbagai kegiatan profesional dan perjalanan wisata. Namun, kebiasaan tersebut kini harus dihentikan demi menjaga kondisi kesehatan dan kenyamanan fisik Rosita.

"Nih, Ibu itu sebelum stroke yang kelima, itu setiap hari saya ajak syuting, ajak nyanyi, ajak jalan-jalan ke Malaysia, ajak jalan-jalan ke Sumatera Barat, karena Ibu kan asli Pariaman. Dia tabuik, ya. Tabuik itu ada budaya dari Pariaman yang sangat terkenal banget. Saya ajak ke Bandung. Cuma sekarang kalau saya ajak, saya egois banget kan. Kondisi Ibu tidak memungkinkan," ungkap Aldi Taher.

Kehadiran sang ibu di rumah kini menjadi motivasi utama bagi Aldi dalam menjalankan rutinitasnya sebagai pelaku industri hiburan dan pengusaha kuliner. Ia mengaku rasa lelahnya hilang seketika saat melihat wajah ibunya setelah pulang bekerja.

"Tapi saya yakin Ibu mendoakan. Kalau pulang, kan Ibu tinggal di rumah saya, alhamdulillah. Dan itu menjadi cahaya. Saya pulang rumah, pulang syuting, masak burger, masak hotdog, pulang nyanyi, begitu ngelihat Ibu saya, wah capeknya hilang. Saya happy banget," tutur Aldi Taher.

Aldi secara konsisten menunjukkan bakti kepada orang tuanya melalui tindakan sehari-hari seperti memohon restu sebelum berangkat kerja. Ritual mencium kaki dan memeluk sang ibu menjadi bagian rutin dari kesehariannya setiap pagi.

"Bisa ngelihat Ibu saya, bisa cium jidatnya, bisa peluk. Pagi-pagi sebelum berangkat kerja saya cium kakinya, terus juga saya minta doa, rida," lanjut Aldi Taher.

Di sela aktivitasnya, ia juga menyempatkan waktu untuk melakukan kegiatan spiritual di dekat sang ibu. Aldi menekankan pentingnya bagi setiap anak untuk menghargai dan memuliakan orang tua selama mereka masih ada.

"Baca Al-Qur'an deketan sama Ibu. Makanya buat teman-teman, Ibunya masih ada, orang tua masih ada, muliakan! Rugi lo semua kalau sampai lo durhaka sama orang tua," pungkas Aldi Taher.

Artikel terkait

Rekomendasi