Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, mengonfirmasi bahwa timnya tetap menerapkan gaya bermain menyerang dengan risiko tinggi saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2025-2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Allianz Arena pada Rabu, 6 Mei 2026, waktu setempat.
Sebagaimana dilansir dari Bola, klub raksasa Jerman tersebut mengemban misi besar untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan 4-5 pada pertemuan pertama di Paris. Strategi agresif tetap menjadi pilihan utama meski lini pertahanan Bayern sempat menuai kritik lantaran dinilai rapuh dalam beberapa laga terakhir.
Kompany menegaskan bahwa pendekatan ofensif merupakan identitas dan kekuatan utama Bayern yang tidak akan dikorbankan demi pertahanan semata. Meskipun Bayern telah mencetak rekor 116 gol di Bundesliga musim ini, mereka juga tercatat kebobolan 16 gol hanya dalam enam pertandingan pamungkas.
"Saya juga ingin mencatat clean sheet, tetapi yang tidak boleh kami lakukan adalah kehilangan apa yang membuat kami kuat," ujar Kompany, Pelatih Bayern Muenchen.
Pelatih asal Belgia tersebut menganggap hasil kekalahan tipis pada leg pertama sebagai konsekuensi wajar dari permainan terbuka yang diterapkan kedua kesebelasan. Ia tidak melihat taktik sepak bola secara kaku melainkan sebagai proses yang logis dalam pertandingan level tinggi.
"Saya bukan tipe orang yang melihat sesuatu secara hitam-putih. Apa yang terjadi di Paris itu sepenuhnya masuk akal," kata Kompany, Pelatih Bayern Muenchen.
Arsitek tim Die Roten ini juga meyakini bahwa lawan mereka tidak akan mengendurkan serangan meskipun sudah berada dalam posisi unggul agregat. Hal ini merujuk pada keberhasilan PSG merengkuh trofi juara pada musim sebelumnya dengan filosofi serupa.
"PSG tidak akan mengubah gaya yang membawa mereka juara Liga Champions musim lalu," ucap Kompany, Pelatih Bayern Muenchen.
Gelandang Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, turut mempertegas pernyataan sang pelatih bahwa tidak akan ada perubahan skema bertahan total demi mengejar kemenangan. Skuad Bayern tetap fokus untuk mencetak gol sebanyak mungkin demi mengamankan tiket ke babak final.
"Kami tidak akan mengubah gaya bermain dalam tiga hari dan hanya bertahan. Kami harus menang, entah itu 5-4, 3-2, atau 1-0," ujar Kimmich, Gelandang Bayern Muenchen.
Di sisi lain, Luis Enrique selaku pelatih PSG diprediksi tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil menyerang. Pelatih asal Spanyol tersebut dikabarkan menargetkan minimal tiga gol tambahan di kandang Bayern untuk memastikan keunggulan mereka tetap terjaga hingga akhir pertandingan.