Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany menegaskan ambisi timnya untuk memburu gelar DFB-Pokal dan Liga Champions meski telah mengunci titel juara Bundesliga musim ini. Penegasan tersebut disampaikan menyusul kemenangan 4-2 atas Stuttgart pada akhir pekan lalu yang memastikan gelar domestik ke-35 bagi klub.
Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, gelar juara Liga Jerman tersebut merupakan trofi kedua bagi Kompany secara beruntun di klub tersebut. Meskipun Bundesliga sudah diamankan dengan empat laga tersisa, sang pelatih meminta skuatnya tetap menjaga motivasi tinggi untuk menghadapi kompetisi lain.
Agenda terdekat raksasa Bavaria ini adalah babak semifinal DFB-Pokal melawan Bayer Leverkusen. Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/4/2026) pukul 01.45 WIB, sebelum mereka beralih ke fokus kompetisi Eropa.
"Musim belum berakhir. Masih ada hal-hal lain yang harus dimenangkan. PSG di Liga Champions, juara bertahan, mungkin itu tantangan terberat. Tapi sebelum itu kita punya Leverkusen," ujar Kompany.
Setelah menghadapi Leverkusen, Bayern akan menjalani laga semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 29 April dan 7 Mei. Di sela jadwal tersebut, mereka tetap harus melakoni laga Bundesliga melawan Mainz 05 dan Heidenheim yang kemungkinan diwarnai rotasi pemain.
"Saya tidak ingin berhenti di sini. Sekarang tibalah pekan-pekan menentukan. Kami menantikannya, tetapi kami juga tahu betapa sulitnya itu. Keyakinan kami ada, dan itu sangat berharga dalam sepak bola," kata Kompany.
Mantan kapten Manchester City tersebut menekankan bahwa perayaan besar atas gelar Bundesliga harus ditunda demi menjaga fokus. Ia menginginkan seluruh komponen tim mengerahkan konsentrasi maksimal pada sisa musim ini.
"Kami akan punya cukup waktu untuk merayakan apa yang telah kami raih, tetapi sekarang ini tentang apa yang masih bisa kami raih, jadi kami membutuhkan fokus penuh," tutur Kompany.
Pelatih berkebangsaan Belgia itu juga menyinggung pentingnya pemulihan fisik bagi para pemain jelang laga kontra Leverkusen. Ia tetap memberikan kelonggaran kecil namun menuntut profesionalisme penuh dari tim asuhannya.
"Para pemain harus pulih dan mempersiapkan laga melawan Leverkusen. Tapi Anda bisa minum segelas anggur merah di malam hari dan pergi bekerja besok. Begitulah kami. Kami akan merayakan, tetapi jelas bukan hari ini," tegas Kompany.