Empat Agensi Besar K-Pop Berkolaborasi Garap Festival Musik Global

Empat Agensi Besar K-Pop Berkolaborasi Garap Festival Musik Global
Foto: Ilustrasi Empat Agensi Besar K-Pop Berkolaborasi Garap Festival Musik Global.

Empat agensi hiburan terbesar Korea Selatan yakni HYBE, SM, YG, dan JYP Entertainment dilaporkan tengah menjajaki kolaborasi besar untuk menyelenggarakan festival musik berskala global pada Kamis (16/4/2026). Proyek ambisius ini akan berada di bawah arahan Park Jin Young yang menjabat sebagai Komisi Kepresidenan Pertukaran Budaya Populer.

Pembentukan unit bisnis intelektual (IP) baru tersebut bertujuan untuk menangani konser berskala internasional yang mampu menyaingi festival ternama dunia seperti Coachella. Berdasarkan laporan dari Business Post yang dilansir dari Detikcom, keempat perusahaan tersebut telah memulai langkah awal dengan mendaftarkan laporan bisnis ke Fair Trade Commission (FTC).

Dalam skema kerjasama ini, masing-masing agensi dikabarkan akan menanamkan modal dalam jumlah yang sama untuk membangun perusahaan baru tersebut. Meski demikian, jajaran struktural perusahaan dan rincian teknis lainnya masih belum diungkapkan secara mendalam oleh pihak terkait.

Pihak Fair Trade Commission saat ini belum bersedia memberikan rincian terkait dokumen yang diajukan oleh agensi-agensi raksasa tersebut. Peninjauan dokumen dilakukan secara tertutup dan memiliki waktu proses yang bervariasi.

"Kami gak bisa mengkonfirmasi apakah benar masing-masing perusahaan sudah melakukan laporan bisnis ke FTC. Proses peninjauan juga beda-beda per kasus,jadi sulit untuk merinci kapan masing-masing agensi melaporkannya," kata perwakilan FTC kepada Business Post.

Inisiatif pembuatan festival ini sebenarnya telah diwacanakan oleh Park Jin Young sejak akhir tahun 2025 lalu saat pelantikannya sebagai pejabat komisi kepresidenan. Ia merancang sebuah acara besar yang diberi nama Phenomenon untuk memperkenalkan keunggulan budaya Korea ke kancah global.

"Kami akan menggelar event akbar berjudul Phenomenon di Korea dan seluruh dunia," ujar Park Jin Young di KINTEX, kota Goyang, pada 1 Oktober 2025.

Proses persiapan festival berskala masif ini diperkirakan membutuhkan waktu selama dua tahun sejak presentasi awalnya dilakukan. Target penyelenggaraan perdana direncanakan jatuh pada Desember 2027, yang kemudian akan dilanjutkan dengan tur festival ke berbagai negara pada tahun 2028.

Rencana pembangunan ekosistem festival Phenomenon ini juga telah mengantongi persetujuan dari Presiden Lee Jae Myung. Pemerintah Korea Selatan berharap ajang ini dapat menyejajarkan posisi industri musik K-Pop dengan festival besar lainnya seperti Lollapalooza, Glastonbury, hingga Fuji Rock Festival.

Artikel terkait

Rekomendasi