New York Knicks memetik kemenangan dramatis 115-104 atas Cleveland Cavaliers melalui babak overtime pada gim pertama final Wilayah Timur NBA, Rabu (20/5). Dilansir dari Media Indonesia, tuan rumah bangkit setelah sempat tertinggal hingga 22 poin di kuarter keempat.
Knicks berada di posisi sulit saat tertinggal 71-93 ketika waktu menyisakan 7 menit 52 detik pada kuarter terakhir. Namun, laju angka 18-1 yang dipicu performa Jalen Brunson berhasil memangkas jarak sebelum floating shot miliknya menyamakan kedudukan menjadi 101-101 di sisa waktu 19,3 detik.
Memasuki periode tambahan, Knicks tampil mendominasi dengan mencetak sembilan angka pertama tanpa balas. Jalen Brunson memimpin perolehan angka Knicks dengan total 38 poin, diikuti oleh Mikal Bridges yang mencetak 18 poin, serta OG Anunoby yang menyumbang 13 poin sekembalinya dari cedera.
"I don't have an answer for it. We got some stops. We just kept fighting, we kept believing, we just kept chipping away," ujar Brunson kepada ESPN usai laga.
Di kubu Cleveland Cavaliers, Donovan Mitchell menjadi pencetak angka terbanyak dengan raihan 29 poin, disusul oleh James Harden yang mengemas 15 poin. Mitchell mengungkapkan rasa kecewanya karena tim tamu gagal mempertahankan keunggulan besar pada menit-menit akhir pertandingan.
"We should've won this game. We're up 22 with like eight minutes to go? We gotta win this game. We didn't do that," tegas Mitchell.
Hasil ini membuat Knicks memimpin 1-0 dalam seri best-of-seven. Momen ini menjadi kali pertama dalam sejarah NBA di mana dua gim pembuka final konferensi ditentukan lewat babak overtime, setelah San Antonio Spurs sebelumnya mengalahkan Oklahoma City Thunder melalui double overtime di final Wilayah Barat.
Knicks dijadwalkan kembali menjamu Cavaliers untuk melakoni gim kedua pada Kamis (22/5) waktu setempat. Pemenang dari seri ini akan melaju ke babak Final NBA untuk menghadapi pemenang antara Thunder atau Spurs.