Kisah menarik datang dari lintasan balap Formula 1 (F1) musim 2026 yang melibatkan juara dunia bertahan, Max Verstappen. Pembalap utama Red Bull Racing tersebut menunjukkan rasa penasarannya yang besar terhadap ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Ketertarikan Verstappen ini muncul setelah ia memiliki rekan setim baru, yaitu Isack Hadjar. Hadjar merupakan pembalap muda berbakat berkebangsaan Prancis yang baru saja dipromosikan ke tim utama Red Bull.
Sebelumnya, Isack Hadjar menunjukkan performa yang sangat impresif bersama tim Visa Cash Apps Racing Bulls pada musim lalu. Prestasi gemilang tersebut akhirnya membawa Hadjar naik kelas untuk mendampingi Verstappen di grid depan F1 2026.
Pertemuan Momentum Ramadhan dan Seri Pembuka F1
Kalender kompetisi F1 tahun 2026 kebetulan dimulai bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim. Seri pembuka musim ini diselenggarakan di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, pada rentang waktu 6 hingga 8 Maret.
Sebagai seorang Muslim, Isack Hadjar tentu diharapkan tetap menjalankan kewajiban ibadahnya di tengah jadwal balap yang padat. Hal inilah yang memicu rasa ingin tahu Verstappen mengenai bagaimana cara rekannya tersebut menyeimbangkan antara religi dan profesi.
Verstappen menyadari bahwa menjadi pembalap jet darat membutuhkan kondisi fisik yang sangat prima dan stamina yang luar biasa. Ia pun sempat bertanya secara mendalam kepada Hadjar melalui sebuah percakapan yang terekam dalam unggahan media sosial.
Berikut adalah poin-poin penting dalam percakapan antara Max Verstappen dan Isack Hadjar mengenai ibadah puasa:
- Rasa Ingin Tahu Verstappen: Max Verstappen menanyakan apakah Hadjar sanggup mengatasi tekanan balapan tanpa makan dan minum.
- Kekhawatiran Fisik: Verstappen secara spesifik menanyakan apakah rekannya itu tetap berpuasa saat sedang berada dalam pekan balapan yang berat.
- Respon Isack Hadjar: Hadjar menjelaskan bahwa ia tidak menjalankan ibadah puasa tepat pada hari-hari balapan berlangsung.
- Alasan Keamanan: Pembalap muda itu menyebutkan risiko pingsan jika harus memaksakan diri memacu mobil F1 dalam kondisi perut kosong.
Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai dispensasi atau keringanan yang diambil atlet profesional demi menjaga keselamatan diri di lintasan. Hadjar menegaskan bahwa tuntutan fisik di dalam kokpit mobil F1 sangatlah ekstrem sehingga ia harus tetap terhidrasi dan berenergi.
Detail Percakapan Verstappen dan Hadjar
Dalam sebuah video yang sempat viral di platform TikTok melalui akun @oliemoliev, Verstappen terlihat memulai pembicaraan dengan nada penuh perhatian. Ia bertanya apakah Hadjar bisa menangani semua rutinitas balap dengan baik tanpa asupan nutrisi.
“Kamu bisa mengatasi ini semua dengan baik? Kamu benar-benar tidak makan dan minum, kan, selama bulan Ramadhan ini?” tanya pembalap asal Belanda tersebut. Verstappen nampak ingin memastikan bagaimana regulasi pribadi yang diterapkan oleh rekan setimnya itu.
Mendengar pertanyaan tersebut, Isack Hadjar langsung memberikan klarifikasi agar tidak terjadi salah paham mengenai kondisinya saat membalap. Ia menekankan bahwa ada batasan fisik yang harus ia patuhi sebagai seorang atlet profesional di kelas tertinggi.
“Apa maksudmu? Aku tidak berpuasa pada saat pekan balapan sedang berlangsung,” jawab Hadjar dengan tegas namun santai. Ia menyadari bahwa keselamatan di lintasan balap adalah prioritas utama saat mesin mobil mulai dinyalakan.
Verstappen kemudian menimpali dengan mengatakan bahwa ia memang sangat penasaran apakah Hadjar tetap berpuasa atau tidak di tengah jadwal sirkuit yang padat. Rasa penasaran sang juara dunia ini menunjukkan rasa hormatnya terhadap budaya dan keyakinan rekan setimnya.
Informasi mengenai profil kedua pembalap dalam tim Red Bull Racing 2026 dapat dilihat pada tabel berikut:
| Aspek Informasi | Max Verstappen | Isack Hadjar |
|---|---|---|
| Status di Tim | Pembalap Utama / Juara Dunia | Rekan Setim (Promosi Baru) |
| Kewarganegaraan | Belanda | Prancis |
| Asal Tim Sebelumnya | Red Bull Racing | Visa Cash Apps Racing Bulls |
| Lokasi Seri Pembuka | Sirkuit Albert Park, Australia | Sirkuit Albert Park, Australia |
Tabel di atas merangkum komposisi tim Red Bull Racing pada musim 2026 yang menjadi latar belakang terjadinya dialog menarik tersebut. Isack Hadjar sendiri mengakui bahwa ia sempat tidak berpuasa pada hari sebelumnya karena tuntutan persiapan balap yang melelahkan.
“Aku tidak bisa melakukannya, karena jika dipaksakan, aku mungkin akan pingsan di dalam mobil. Jadi, aku sudah tidak puasa sejak kemarin,” pungkas Hadjar. Pernyataan ini sekaligus menutup rasa penasaran Verstappen mengenai tantangan berpuasa bagi seorang pembalap F1.