Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah sebagai salah satu amalan utama menjelang perayaan Idul Adha. Ibadah sunnah ini dikerjakan tepat satu hari sebelum hari raya kurban tersebut tiba.
Dilansir dari Cahaya, puasa Arafah memiliki keistimewaan besar dan sangat disarankan bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah.
Pelaksanaan puasa ini merujuk pada tanggal 9 Dzulhijjah. Di Arab Saudi, waktunya bersamaan dengan momen wukuf jemaah haji, sementara di negara lain mengikuti ketetapan pemerintah setempat.
Secara teknis, puasa Arafah dijalankan dengan menahan lapar, haus, dan hal yang membatalkan mulai dari fajar hingga matahari terbenam. Berikut adalah bacaan niatnya:
┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Å ÏÁ┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï╣┘ÄÏ▒┘Ä┘ü┘ÄÏ®┘Ä Ï│┘Å┘å┘æ┘ÄÏ®┘ï ┘ä┘É┘ä┘æ┘░┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë
Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah taÔÇÖala."
Hukum dan Keutamaan Menghapus Dosa
Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulsel, Dr KH Syamsul Bahri Abd Hamid Lc MA, menjelaskan bahwa mayoritas ulama sepakat hukum puasa ini adalah sunnah bagi mereka yang tidak berhaji.
Sebaliknya, bagi jemaah yang sedang berada di tanah suci, hukumnya menjadi makruh. Hal ini merujuk pada riwayat saat Rasulullah SAW tetap mengonsumsi susu saat wukuf agar disaksikan umatnya.
"Bahkan Rasulullah saw juga tidak melakukan puasa ketika Hari Arafah, hal ini berdasarkan suatu riwayat dimana nabi mengkonsumsi semangkok susu yang dikirimkan kepada beliau sementara beliau berdiri di tempat wukuf. Kemudian beliau meminumnya sementara orang-orang melihatnya."
Mengenai keutamaannya, Rasulullah SAW memberikan penegasan melalui hadis riwayat Abu Qatadah yang menyatakan amalan ini menghapus dosa selama dua tahun.
ÏÁ┘É┘è┘ÄϺ┘à┘Å ┘è┘Ä┘ê┘Æ┘à┘É Ï╣┘ÄÏ▒┘Ä┘ü┘ÄÏ®┘Ä Ïú┘ÄÏ¡┘ÆÏ¬┘ÄÏ│┘ÉÏ¿┘Å Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘ä┘ç┘É Ïú┘Ä┘å┘Æ ┘è┘Å┘â┘Ä┘ü┘É┘æÏ▒┘Ä Ïº┘äÏ│┘Ä┘æ┘å┘ÄÏ®┘Ä Ïº┘ä┘Ä┘æÏ¬┘É┘è ┘é┘ÄÏ¿┘Æ┘ä┘Ä┘ç┘Å ┘ê┘ÄϺ┘äÏ│┘Ä┘æ┘å┘ÄÏ®┘Ä Ïº┘ä┘Ä┘æÏ¬┘É┘è Ï¿┘ÄÏ╣┘ÆÏ»┘Ä┘ç┘Å
Artinya: "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang." (HR Muslim).
Imam An-Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan bahwa kategori dosa yang dihapus adalah dosa-dosa kecil. Selain Arafah, terdapat pula puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah yang menghapus dosa setahun.
Prediksi Jadwal Puasa Arafah 2026
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dari Kementerian Agama, puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.
Kepastian tanggal tersebut tetap menunggu hasil sidang isbat yang rencananya digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Pemerintah akan menetapkan awal Dzulhijjah sebelum menentukan hari puasa sunnah ini.