Pengendara Motor Matik Sering Lakukan Kesalahan Fatal di Perlintasan Kereta

Pengendara Motor Matik Sering Lakukan Kesalahan Fatal di Perlintasan Kereta
Foto: Ilustrasi Pengendara Motor Matik Sering Lakukan Kesalahan Fatal di Perlintasan Kereta.

Sejumlah pengendara sepeda motor matik dilaporkan masih sering melakukan kesalahan fatal saat melintasi perlintasan rel kereta api di berbagai wilayah Indonesia pada Rabu (29/4/2026). Perilaku mengabaikan rambu dan pengaturan kecepatan yang buruk menjadi pemicu utama kecelakaan di area tersebut.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyoroti bahwa faktor perilaku manusia jauh lebih dominan dalam kecelakaan perlintasan sebidang dibandingkan aspek teknis kendaraan. Hal ini tetap terjadi meski motor matik dikenal sebagai jenis kendaraan yang paling mudah dioperasikan masyarakat, sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Head of Safety Riding AISI, Victor Assani memberikan penjelasan mengenai kecenderungan negatif para pengguna jalan yang nekat mengambil risiko besar. Pengabaian terhadap aspek keselamatan seringkali berujung pada kondisi darurat yang mengancam nyawa.

ÔÇ£Kesalahan fatal yang sering muncul biasanya lebih ke sikap pengendara, seperti tetap nekat dan memaksakan diri menerobos palang pintu kereta,ÔÇØ kata Victor, Head of Safety Riding Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia.

Permukaan jalan di area perlintasan yang tidak rata serta keberadaan celah di antara rel dan aspal memerlukan teknik berkendara khusus. Pengendara yang tidak menurunkan kecepatan saat melintas berisiko tinggi mengalami kehilangan traksi yang berakibat pada roda selip atau motor kehilangan keseimbangan.

Potensi gangguan teknis pada komponen elektronik seperti ECM, CDI, atau sensor akibat radiasi elektromagnetik saat kereta melintas juga dibahas oleh pihak asosiasi. Namun, Victor menegaskan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan terhadap kegagalan pengapian mesin sebagai penyebab utama kecelakaan.

ÔÇ£Intinya tetap waspada, taati rambu, jangan nekat menerobos palang pintu walaupun kereta belum melintas. Turunkan kecepatan agar kendaraan lebih terkendali, karena jalan di sekitar rel bukan jalan dengan karakter biasa,ÔÇØ ujar Victor, Head of Safety Riding Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia.

Apabila pengendara terjebak dalam situasi mesin mati mendadak di atas rel, langkah evakuasi cepat sangat diperlukan untuk menghindari tabrakan. Pengendara diinstruksikan untuk segera mendorong atau menuntun kendaraan keluar dari jalur rel tanpa rasa panik agar tidak terjebak lebih lama.

Artikel terkait

Rekomendasi