Kemenkop Susun Sertifikasi 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Kemenkop Susun Sertifikasi 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih
Foto: Ilustrasi Kemenkop Susun Sertifikasi 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menyusun skema sertifikasi bagi 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Jakarta pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan pengelola koperasi memiliki kompetensi standar dalam menjalankan roda organisasi.

Dilansir dari Money, kesepakatan tersebut diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang mencakup standarisasi jabatan strategis di tingkat desa. Penyiapan sumber daya manusia ini menjadi bagian dari rencana operasionalisasi lembaga ekonomi kerakyatan tersebut dalam waktu dekat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pendampingan melalui pembinaan dan sertifikasi resmi sangat krusial bagi fungsionaris koperasi di tingkat basis. Hal ini mencakup posisi manajer serta bendahara yang akan mengelola dana masyarakat.

"Supaya nanti manajer dan bendahara Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih itu betul-betul didampingi oleh pembinaan dan didukung oleh penerbitan sertifikat terhadap jabatan-jabatan tersebut," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Ferry menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan koperasi agar badan usaha tersebut mampu mencapai tujuan pendiriannya secara efektif. Program ini diproyeksikan mencetak tenaga kerja yang memiliki daya saing tinggi.

"Kita punya harapan besar dengan kerja sama ini," ujar Ferry Juliantono.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menambahkan bahwa para manajer yang terpilih melalui proses seleksi ketat wajib menjalani masa pendidikan intensif. Kurikulum pendidikan tersebut dirancang untuk mengombinasikan aspek teknis manajemen dan ideologi negara.

"Setelah pendidikan nanti selesai kemudian akan dilaksanakan sertifikasi," kata Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Pemerintah menargetkan Kopdes Merah Putih dapat berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi di level akar rumput. Penguatan kapasitas SDM dianggap sebagai prasyarat utama agar operasional bisnis koperasi dapat berjalan secara akuntabel.

"Kalau kompeten, kalau SDM-nya memiliki kompetensi yang sesuai dengan posisinya, kita berharap operasionalisasinya ini benar berjalan dan usahanya juga berjalan," tutur Farida Farichah.

Kepala BNSP Syamsu Bahri menyatakan dukungan penuh terhadap standarisasi profesi di lingkungan koperasi desa. Penggunaan skema sertifikasi diharapkan mampu menyelaraskan pola kerja pengelola dengan standar industri yang berlaku saat ini.

"Sehingga menjadi kemudahan kita bersama, kelancaran kita bersama dalam hal menjalankan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," kata Syamsu Bahri, Kepala BNSP.

Artikel terkait

Rekomendasi