Kemenkop RI Luncurkan Program Kemandirian Energi di 80.000 Desa

Kemenkop RI Luncurkan Program Kemandirian Energi di 80.000 Desa
Foto: Ilustrasi Kemenkop RI Luncurkan Program Kemandirian Energi di 80.000 Desa.

Kementerian Koperasi Republik Indonesia meluncurkan Program Kemandirian Energi Koperasi Indonesia (PKEKI) di Desa Karangsong, Indramayu, pada Kamis (16/4/2026). Inisiatif nasional berbasis koperasi ini menargetkan jangkauan ke lebih dari 80.000 koperasi desa di seluruh wilayah Indonesia.

Dilansir dari Money, proyek ini merupakan kolaborasi antara pemerintah dengan PT Energy Absolute GreenX Indonesia. Program tersebut diklaim sebagai inisiatif energi terbarukan berbasis koperasi yang terbesar di kawasan Asia.

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kedaulatan energi nasional sekaligus memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan rendah karbon. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyatakan bahwa koperasi akan menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Di bawah kepemimpinan dan arahan Presiden Republik Indonesia, program ini merupakan langkah besar bagi bangsa. Dengan menggerakkan lebih dari 80.000 koperasi, kita menjadikan koperasi sebagai penggerak utama kemandirian energi, ketahanan ekonomi, dan pertumbuhan berkelanjutan. Ini bukan sekadar program, ini adalah gerakan nasional," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Pemerintah menanggapi volatilitas pasar energi global dengan membangun sistem microgrid tenaga surya yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS). Setiap titik lokasi diproyeksikan memiliki kapasitas tenaga surya 0,5 megawatt (MW) dan kapasitas baterai 1 megawatt hour (MWh).

Model infrastruktur ini secara khusus menyasar wilayah pedesaan, termasuk kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Tujuannya adalah menyediakan pasokan listrik yang stabil dan terjangkau sekaligus mengurangi penggunaan pembangkit diesel yang mahal.

Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia, Zulnahar Usman, menjelaskan bahwa fokus utama inisiatif ini mencakup transformasi kelembagaan koperasi. Pihaknya berupaya menjadikan koperasi sebagai pusat kekuatan ekonomi yang mandiri dari tingkat paling bawah.

"Kami tidak hanya menghadirkan energi, kami membangun koperasi menjadi pusat ekonomi mandiri. Inisiatif ini akan mengubah cara pertumbuhan ekonomi dibangun dari tingkat akar rumput," ujar Zulnahar Usman, Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia.

Executive Chairman PT Energy Absolute GreenX Indonesia, Justin Joel, menambahkan bahwa PKEKI berfungsi sebagai platform transformasi berskala nasional. Penggabungan infrastruktur dan pembiayaan terukur diharapkan mampu menarik arus modal asing langsung ke sektor energi bersih.

"Ini bukan sekadar proyek energi, ini adalah platform transformasi nasional. Dengan mengintegrasikan infrastruktur, pembiayaan, dan pemberdayaan koperasi dalam skala besar, kita sedang membangun fondasi baru bagi masa depan Indonesia," kata Justin Joel, Executive Chairman PT Energy Absolute GreenX Indonesia.

Justin Joel menilai implementasi masif pada puluhan ribu koperasi ini akan menempatkan Indonesia sebagai pemimpin regional dalam energi komunitas. Skalabilitas program ini dirancang agar dapat direplikasi secara berkelanjutan di masa mendatang.

"Dengan implementasi di lebih dari 80.000 koperasi, program ini akan menjadi salah satu inisiatif energi terbarukan paling ambisius yang pernah dilakukan di Asia," lanjut Justin Joel, Executive Chairman PT Energy Absolute GreenX Indonesia.

Program ini dilaksanakan secara bertahap dengan mengintegrasikan pembangunan fisik PLTS dan pemberdayaan koperasi sebagai operator lokal. Melalui sinergi ini, pemerintah menargetkan terciptanya ratusan ribu lapangan kerja baru di tingkat desa.

Artikel terkait

Rekomendasi