Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung melakukan lelang terhadap dua unit sepeda motor gede (moge) Harley-Davidson dengan harga awal yang sangat terjangkau. Dua kendaraan sitaan tersebut ditawarkan kepada publik melalui skema lelang daring.
Dikutip dari Suara, unit yang dilelang terdiri dari tipe FLHTC dan Road Glide. Calon peserta lelang perlu memperhatikan bahwa kedua motor ini dijual dalam kondisi tanpa kelengkapan surat resmi, baik Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
Meskipun tidak memiliki dokumen, pemenang lelang nantinya tetap dapat mengurus legalitas jalan kendaraan tersebut. BPA akan membekali pemenang dengan dokumen risalah lelang resmi sebagai syarat utama pengurusan dokumen baru di kantor Samsat.
Unit pertama yang ditawarkan adalah Harley-Davidson tipe FLHTC lansiran tahun 2003. Motor klasik berwarna hitam ini masih menggunakan pelat nomor B 6666 WEW dan memiliki nilai limit atau harga awal sebesar Rp71.547.600.
Bagi masyarakat yang berminat menawar unit FLHTC ini, diwajibkan menyetor uang jaminan sebesar Rp7.154.760. Batas akhir pemberian penawaran untuk motor ini dijadwalkan pada hari Kamis, 21 Mei 2026, tepat pukul 13.45 WIB.
Unit kedua yang diprediksi menjadi incaran kolektor adalah Harley-Davidson Road Glide berwarna Blue Shark. Motor ini memiliki tampilan fisik yang terlihat mulus dan ditawarkan dengan nilai limit sebesar Rp87.445.700.
Untuk memperebutkan unit Road Glide ini, peserta harus menyiapkan uang jaminan senilai Rp10 juta. Proses penawaran untuk si "Hiu Biru" ini akan ditutup lebih awal dibandingkan unit pertama, yakni pada 21 Mei 2026 pukul 12.16 WIB.
Prosedur dan Jadwal Pengecekan Fisik
Seluruh proses lelang dilakukan secara transparan melalui situs resmi lelang.go.id. Saat ini, status lelang untuk kedua motor premium tersebut masih dalam tahap persiapan sebelum dibuka secara resmi untuk publik.
Pihak kejaksaan memberikan kesempatan bagi calon pembeli untuk melihat langsung kondisi fisik kendaraan. Pelaksanaan penjelasan lelang atau aanwijzing akan digelar pada tanggal 18 Mei 2026.
Kedua unit Harley-Davidson tersebut saat ini disimpan di Gedung Barang Bukti atau Hanggar milik Badan Pemulihan Aset. Masyarakat yang ingin berpartisipasi disarankan untuk melakukan pengecekan secara saksama sebelum melakukan penawaran di situs resmi.