Kasus Kekerasan ART: Erin Resmi Gandeng Sunan Kalijaga, Fakta Terbaru Mengejutkan

Kasus Kekerasan ART: Erin Resmi Gandeng Sunan Kalijaga, Fakta Terbaru Mengejutkan
Foto: Kasus Kekerasan ART: Erin Resmi Gandeng Sunan Kalijaga, Fakta Terbaru Mengejutkan. (Illustration by Pexels)

Rien Wartia Trigina, yang akrab disapa Erin, memutuskan untuk melakukan pergantian kuasa hukum di tengah kasus hukum yang membelitnya. Erin saat ini sedang menghadapi laporan dugaan kekerasan yang diajukan oleh mantan asisten rumah tangganya yang bernama Hera.

Kabar mengenai pergantian pengacara ini disampaikan langsung oleh Sunan Kalijaga melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram pribadinya. Sunan sebelumnya bertindak sebagai pengacara yang mendampingi mantan istri komedian Andre Taulany tersebut.

Sunan Kalijaga Resmi Mundur

Melalui unggahan di Instagram Story, Sunan Kalijaga memberikan pernyataan resmi terkait statusnya dalam menangani kasus hukum Erin. Ia memberitahukan kepada awak media bahwa dirinya kini sudah tidak lagi menjadi bagian dari tim hukum Erin.

Pernyataan yang sempat diunggah pada Jumat (29/5) itu juga berisi harapan agar Erin tetap mendapatkan keadilan dalam menjalani proses hukum ini. Sunan meminta pemakluman dari berbagai pihak terkait keputusan penghentian kerja sama tersebut.

Sebelum adanya pergantian pengacara, Erin terpantau sangat kooperatif dalam mengikuti rangkaian pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Pada 22 Mei 2026 yang lalu, ia hadir secara langsung untuk memberikan keterangan kepada pihak penyidik kepolisian.

Penyerahan Bukti Rekaman CCTV

Dalam proses pemeriksaan tersebut, pihak Erin didampingi oleh tim hukum sebelumnya yang saat itu dipimpin oleh Stivany Agusia. Erin dikabarkan menjawab puluhan butir pertanyaan yang diajukan oleh penyidik terkait tuduhan kekerasan tersebut.

Sebagai upaya pembelaan, tim hukum Erin juga menyerahkan barang bukti krusial berupa alat perekam CCTV dari rumahnya. Bukti ini diserahkan untuk membantah segala tuduhan penganiayaan yang dilayangkan oleh sang mantan ART.

Informasi mengenai bukti rekaman CCTV yang diserahkan kepada polisi:

  • Barang bukti berupa satu unit recorder rekaman CCTV yang merekam situasi rumah secara menyeluruh.
  • Terdapat sekitar 12 kamera pengawas yang terpasang di berbagai sudut kediaman Erin.
  • Seluruh hasil rekaman telah dipelajari secara internal oleh tim hukum sebelum diberikan kepada penyidik.
  • Rekaman ini diharapkan bisa membuktikan bahwa tidak ada tindakan kekerasan seperti yang dituduhkan pelapor.

Pihak Erin menegaskan bahwa bukti visual tersebut dapat memperjelas kejadian yang sebenarnya di lokasi kejadian. Rekaman ini menjadi kunci untuk menjawab tuduhan spesifik terkait aksi mencekik, mencakar, hingga ancaman menggunakan senjata tajam.

Kelanjutan Proses Hukum di Kepolisian

Hingga saat ini, kasus dugaan kekerasan tersebut masih dalam penanganan intensif oleh aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan. Erin melalui tim hukumnya menyatakan komitmen untuk terus mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku.

Penilaian mengenai keabsahan dan relevansi alat bukti yang diserahkan sepenuhnya diserahkan kepada kebijaksanaan tim penyidik. Erin berharap fakta-fakta yang ada dapat segera mengungkap kebenaran di balik laporan yang diajukan oleh Hera tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi