Manajemen Inter Milan dilaporkan mulai menyusun strategi untuk memperkuat sektor penjaga gawang menjelang bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini diambil seiring keputusan klub yang dikabarkan enggan memperpanjang kontrak Yann Sommer.
Situasi tersebut membuat kiper asal Swiss itu bakal menyandang status bebas transfer saat masa baktinya berakhir. Menanggapi kondisi ini, CEO Inter Milan Beppe Marotta dilaporkan sudah mulai bergerak mencari suksesor yang tepat untuk mengawal gawang Nerazzurri.
Legenda sekaligus mantan kiper Inter Milan dan Timnas Italia, Walter Zenga, turut memberikan pandangannya terkait kriteria pengganti Sommer. Dilansir dari Bola, Zenga menekankan pentingnya bagi Inter Milan untuk kembali menggunakan jasa penjaga gawang lokal.
"Saya akan tetap menggunakan kiper Italia karena saya ingin ada inti pemain Italia yang solid," kata Zenga yang tercatat pernah melatih klub Persita Tangerang di Indonesia.
Zenga secara spesifik menyebutkan tiga nama potensial yang dinilainya cocok berseragam Biru-Hitam. Ketiga kandidat tersebut adalah Guglielmo Vicario yang saat ini membela Tottenham Hotspur, Marco Carnesecchi dari Atalanta, dan Elia Caprile yang memperkuat Cagliari.
Guglielmo Vicario menjadi nama yang paling santer dikaitkan dengan pintu masuk Stadion Giuseppe Meazza. Peluang Inter untuk merekrutnya tergolong besar apabila klubnya saat ini, Tottenham Hotspur, gagal bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris.
"Kita terus mengatakan bahwa tidak ada pemain untuk tim nasional di klub-klub. Saya menyebutkan Guglielmo Vicario, Elia Caprile, dan Marco Carnesecchi, meskipun yang terakhir sudah berada di klub besar, yaitu Atalanta," ujar Zenga menambahkan.
Namun, upaya memboyong Vicario menemui kendala finansial yang cukup signifikan. Pihak Tottenham Hotspur disebut mematok harga sebesar 30 juta euro atau setara Rp604 miliar, angka yang membuat manajemen Inter Milan mulai berpikir ulang.
"Vicario juga, tetapi Tottenham Hotspur sedang berjuang untuk menghindari degradasi musim ini," imbuh Zenga mengenai situasi sang kiper di London.
Selain Vicario, Inter juga melirik Marco Carnesecchi yang tampil impresif bersama Atalanta. Akan tetapi, mendapatkan tanda tangan Carnesecchi diprediksi tidak mudah karena statusnya sebagai pilar utama yang memiliki nilai jual tinggi.
Opsi terakhir yang dinilai paling realistis secara ekonomi adalah Elia Caprile. Di antara para kandidat lain, Caprile dianggap sebagai pilihan dengan banderol yang paling masuk akal untuk didatangkan Inter Milan pada jendela transfer mendatang.
Selain kiper-kiper asal Italia tersebut, Beppe Marotta juga dikaitkan dengan beberapa nama mancanegara lainnya. Radar pencarian Inter mencakup Andriy Lunin dari Real Madrid, Noah Atubolu yang membela Freiburg, hingga talenta-talenta muda lainnya di Eropa.