Pebulutangkis tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young, mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya saat berlaga di babak awal Indonesia Open 2026. Meski begitu, ia tetap berhasil mengamankan kemenangan pada pertandingan yang digelar Rabu (3/6) tersebut.
Bertanding di Istora Senayan, atlet asal Korea Selatan ini menundukkan wakil Turki, Neslihan Arin, melalui dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-16. Laga pembuka bagi An Se Young tersebut tercatat berlangsung selama 40 menit.
Laporan dari media Korea Selatan, Edaily, menyebutkan bahwa An Se Young tidak berada dalam kondisi puncak saat menghadapi Neslihan Arin. Penurunan kondisi ini terjadi tepat setelah ia berhasil meraih gelar juara di turnamen Singapore Open 2026.
Senada dengan laporan tersebut, Xsportsnews mengabarkan bahwa atlet berusia 24 tahun itu sempat mengalami masalah kesehatan yang cukup mengganggu. Ia dikabarkan menderita sakit kepala yang berkepanjangan akibat demam tinggi saat bertanding di Singapura.
Informasi tambahan dari Spotv mengungkapkan betapa singkatnya waktu yang dimiliki An Se Young untuk memulihkan kebugarannya. Ia tercatat hanya memiliki waktu istirahat selama dua hari sebelum harus turun ke lapangan untuk babak 32 besar Indonesia Open 2026.
Seusai menaklukkan Arin di lapangan, An Se Young secara terbuka mengakui bahwa dirinya memang sedang dalam tahap pemulihan. Ia menyatakan bahwa proses penyembuhannya sejauh ini berjalan ke arah yang positif.
Berikut adalah pernyataan singkat An Se Young mengenai kondisinya saat ini:
- Proses pemulihan fisik yang ia jalani selama berada di Indonesia diklaim berjalan dengan sangat baik.
- Ia merasa terhormat bisa kembali bermain di Istora Senayan yang memiliki atmosfer sangat luar biasa.
- Dukungan dan teriakan penonton memberikan semangat tambahan yang membuatnya bisa menikmati jalannya pertandingan.
Penjelasan di atas menggambarkan komitmen besar An Se Young untuk tetap tampil maksimal meski keadaannya belum mencapai seratus persen. Kehadiran suporter di tribun disebutnya sebagai salah satu kunci yang membuatnya tetap bersemangat.
An Se Young menceritakan pengalamannya mendengar riuh suara penonton setiap kali ia memukul shuttlecock di arena pertandingan. Baginya, teriakan khas suporter Indonesia tersebut merupakan sebuah bentuk kehormatan yang ia syukuri.
Ia juga menambahkan bahwa suasana yang menyenangkan di Istora membantunya menjalani pertandingan dengan lebih rileks dan asyik. Dukungan tersebut menjadi dorongan mental yang krusial di tengah masa pemulihan fisiknya.
Informasi jadwal pertandingan An Se Young selanjutnya di Indonesia Open 2026:
| Babak Pertandingan | Lawan | Asal Negara | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|---|---|
| Babak Kedua (16 Besar) | PV Sindhu | India | Kamis, 4 Juni 2026 |
Tabel tersebut merangkum tantangan berikutnya yang harus dihadapi oleh unggulan pertama tersebut di turnamen ini. Pertemuan melawan PV Sindhu diprediksi akan menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik An Se Young.
Laga babak kedua ini dipastikan akan menarik perhatian banyak pecinta bulutangkis karena mempertemukan dua nama besar di sektor tunggal putri. An Se Young harus kembali bersiap dalam waktu singkat untuk menjaga peluangnya meraih gelar juara.