Rencana Juventus untuk memboyong Alisson Becker menemui hambatan komunikasi dengan pihak Liverpool. Klub asal Turin tersebut dilaporkan sedang berupaya mendapatkan tanda tangan sang penjaga gawang dengan biaya seminimal mungkin.
Seperti dilansir dari Detik Sport, Liverpool dikabarkan mulai merasa frustrasi dengan pendekatan yang dilakukan oleh raksasa Liga Italia tersebut. Meskipun Si Merah disebut telah siap berpisah dengan kiper berusia 33 tahun itu pada masa mendatang.
Ikatan kontrak Alisson di Anfield sendiri baru akan berakhir pada Juni 2027. Ketertarikan Juventus tidak lepas dari kehadiran Luciano Spalletti sebagai pelatih, yang memiliki rekam jejak kerja sama harmonis dengan Alisson saat keduanya masih membela AS Roma.
Kabar yang beredar pada awal pekan ini menyebutkan bahwa Alisson secara prinsip telah menyetujui rencana kepindahan ke Turin setelah kompetisi musim 2025/2026 usai. Liverpool sendiri menetapkan harga sebesar 15 juta Euro bagi pihak manapun yang menginginkan jasa sang kiper.
Berdasarkan laporan Calciomercato.com, manajemen Juventus justru berusaha menawar harga tersebut agar lebih rendah. Si Nyonya Tua bahkan disebut memberikan tekanan dengan menunjukkan ketertarikan mereka kepada David De Gea dari Fiorentina sebagai alternatif yang lebih ekonomis.
Sikap negosiasi Juventus inilah yang memicu kejengkelan di pihak Liverpool. Padahal, klub asal Inggris itu sudah menyusun skema regenerasi dengan memproyeksikan Giorgi Mamardashvili sebagai kiper utama mereka untuk musim depan.
Kebutuhan Juventus akan kiper baru memang cukup mendesak sejak kepergian Wojciech Szczesny. Sejauh ini, performa Mattia Perin dan Michele Di Gregorio dinilai belum mampu memberikan kepuasan sepenuhnya bagi strategi pertahanan yang diterapkan Luciano Spalletti.