Juventus Tekuk Bologna 2-0 dan Dekati Posisi Tiga Besar Liga Italia

Juventus Tekuk Bologna 2-0 dan Dekati Posisi Tiga Besar Liga Italia
Foto: Ilustrasi Juventus Tekuk Bologna 2-0 dan Dekati Posisi Tiga Besar Liga Italia.

Juventus memangkas jarak poin di papan atas klasemen Liga Italia 2025-2026 setelah menundukkan Bologna dengan skor 2-0 di Allianz Stadium pada Senin (20/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat skuat asuhan Luciano Spalletti kini mengumpulkan 63 poin dan terus menempel ketat posisi tiga besar.

Kemenangan di kandang tersebut membawa I Bianconeri hanya terpaut tiga angka dari AC Milan dan Napoli yang menghuni peringkat kedua serta ketiga klasemen sementara. Dilansir dari Bola, Manuel Locatelli dan kawan-kawan kini juga unggul lima poin dari pesaing terdekat mereka, yakni Como dan AS Roma.

Keberhasilan meraih tiga poin atas Bologna tidak lepas dari kontribusi Jonathan David yang mencetak gol pembuka pada pertandingan yang berlangsung Minggu, 19 April 2026. Dengan sisa lima pertandingan musim ini, peluang klub asal Turin tersebut untuk mengakhiri musim di urutan kedua masih terbuka lebar.

Mantan pemain Italia, Paulo Di Canio, memberikan pandangannya terhadap performa impresif Juventus belakangan ini. Ia menilai kehadiran Luciano Spalletti sebagai faktor penentu yang membuat Juve lebih siap dibandingkan pesaing utama mereka di papan atas.

ÔÇ£Mereka adalah tim yang paling siap, lebih dari Napoli dan AC Milan berdasarkan apa yang kita lihat dalam beberapa pertandingan terakhir,ÔÇØ kata Di Canio kepada Sky Sports.

Penilaian tersebut didasari pada progres mentalitas para pemain yang dianggap sangat solid dalam menjalankan instruksi pelatih. Di Canio melihat adanya kesatuan visi antara pemain dan tim kepelatihan di lapangan.

ÔÇ£Bagi saya, mereka tampak seperti kelompok yang ingin menunjukkan kemampuan mereka, yang mengikuti pelatihnya dengan penuh keyakinan,ÔÇØ ujar Di Canio.

Lebih lanjut, Di Canio menekankan bahwa penunjukan Spalletti merupakan langkah paling tepat yang dilakukan manajemen dalam jangka waktu panjang. Menurutnya, dampak yang diberikan pelatih berkepala plontos itu mencakup aspek taktis sekaligus perubahan mental skuat.

ÔÇ£Spalletti telah menyampaikan pesan yang jelas: Tidak ada tekanan berlebihan, tetapi kesadaran akan pentingnya seragam ini dan jalan yang harus dibangun,ÔÇØ ujar Di Canio.

Pernyataan tersebut merujuk pada cara sang pelatih membangun karakter tim tanpa memberikan beban psikologis yang merusak performa. Di Canio bahkan melabeli Spalletti sebagai sosok paling berpengaruh yang datang ke klub dalam setengah dekade terakhir.

ÔÇ£Dia adalah kedatangan terbaik dalam lima tahun terakhir. Dia telah meninggalkan jejak yang jelas, tidak hanya dari segi taktik, tetapi yang paling penting dari segi mentalitas,ÔÇØ ujarnya.

Catatan statistik menunjukkan Juventus berhasil mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A. Konsistensi ini menjadi modal penting menjelang pertandingan krusial berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di San Siro.

Juventus akan bertandang ke markas AC Milan pada giornata ke-34 yang dijadwalkan berlangsung Senin (27/4/2026) pukul 01.45 WIB. Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi penentu krusial bagi upaya tim untuk menembus posisi dua besar klasemen sementara Liga Italia.

Artikel terkait

Rekomendasi