Juventus terlempar dari posisi empat besar klasemen sementara Liga Italia setelah menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Fiorentina di Allianz Stadium pada Minggu (17/5/2026). Hasil minor ini membuat posisi Bianconeri melorot ke peringkat enam.
Seperti yang dilansir dari Detik Sport, Juventus kebobolan lewat tembakan tepat sasaran pertama dari Fiorentina pada menit ke-34. Berdasarkan data Opta, gawang Juventus sudah kebobolan sebanyak 16 kali di kompetisi Serie A musim ini melalui tembakan on target pertama dari tim lawan.
Kegagalan meraih poin penuh membuat Kenan Yildiz dan kawan-kawan kini mengoleksi 68 poin dan berjarak dua angka dari zona Liga Champions. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui bahwa hasil tersebut sangat merugikan tim yang sedang berjuang menembus kompetisi Eropa.
"Ini jelas hasil yang buruk. Ini pertandingan yang penting," ujar Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.
Spalletti juga menegaskan bahwa dirinya menjadi pihak pertama yang harus bertanggung jawab atas penurunan performa skuad asuhannya tersebut.
"Pertama, saya harus mempertanyakan diri saya sendiri dan bukan para pemain. Seperti yang saya katakan kepada mereka hari ini, kalau ini adalah apa yang bisa diberikan tim saya, saya harus mengevaluasi sebagian besar apa yang sudah saya kerjakan, sebelum menganalisis apa yang sudah mereka lakukan," lanjut Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.
Sang pelatih menambahkan bahwa pasukannya gagal memenangi banyak duel dan tidak mampu menghidupkan atmosfer pertandingan di dalam stadion.
"Penampilannya jelek di banyak aspek. Kadang kami juga tidak beruntung. Kami tertinggal 1-0 meski tidak banyak terancam. Kami tidak memulai dengan baik; kami tidak memenangi banyak duel, dan kami tidak menghidupkan atmosfer di stadion," kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.
Persaingan menuju zona Liga Champions kini menyisakan satu pertandingan terakhir bagi Juventus. Skuad asuhan Luciano Spalletti dijadwalkan akan menghadapi Torino pada Minggu (24/5/2026) malam WIB, dengan syarat wajib menang sembari berharap AC Milan, AS Roma, dan Como gagal meraih poin penuh.