Juventus dilaporkan mulai mengalihkan fokus perburuan penjaga gawang utama dari Alisson Becker ke David De Gea pada Rabu (22/4/2026). Langkah ini diambil klub asal Turin tersebut menyusul sulitnya mencapai kesepakatan nilai transfer dengan Liverpool untuk memboyong kiper asal Brasil itu.
Perombakan di sektor pertahanan terakhir ini dilakukan seiring rencana Si Nyonya Tua untuk melepas salah satu dari Mattia Perin atau Michele Di Gregorio. Meski Di Gregorio merupakan pilihan utama saat ini, inkonsistensi performa menjadi alasan manajemen Juventus mencari figur baru di bawah mistar gawang.
Data performa menunjukkan Di Gregorio sempat kehilangan posisinya sebelum akhirnya mencatatkan empat clean sheet dalam enam pertandingan terakhir. Capaian tersebut termasuk performa apik saat menghadapi tim kuat Serie A seperti Bologna dan Atalanta sebagaimana dilansir dari Bola melalui Football Italia.
Upaya Juventus mendatangkan Alisson sebenarnya telah mencapai tahap pendekatan resmi melalui pakar transfer Fabrizio Romano. Kontrak Alisson di Liverpool yang akan memasuki tahun terakhir pada musim panas 2026 membuka peluang kepindahan dengan harga sekitar 15 juta euro ditambah bonus pembelian.
Namun, kendala utama muncul dari sisi finansial karena beban gaji Alisson yang mencapai 8 juta euro per musim beserta bonus dianggap terlalu tinggi bagi Juventus. Situasi ini membuat David De Gea muncul sebagai alternatif yang lebih ekonomis dengan gaji sebesar 3,5 juta euro di Fiorentina.
Fiorentina sendiri dikabarkan bersedia melepas penjaga gawang asal Spanyol tersebut dengan nilai transfer 10 juta euro untuk mengurangi beban gaji pemain. Sejak didatangkan secara gratis pada 2024, eks kiper Manchester United itu telah tampil sebanyak 68 kali di kompetisi Liga Italia.