Jusuf Hamka Petakan Potensi Ekonomi Haji di Arab Saudi

Jusuf Hamka Petakan Potensi Ekonomi Haji di Arab Saudi
Foto: Ilustrasi Jusuf Hamka Petakan Potensi Ekonomi Haji di Arab Saudi.

Pengusaha nasional K.H. Jusuf Hamka bergabung dalam rombongan Amirul Hajj yang mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (18/5) untuk memetakan serta mengoptimalkan potensi ekonomi haji Indonesia.

Kehadiran tokoh Muslim Tionghoa yang akrab disapa Babah Alun ini menjadi representasi dari kelompok minoritas sekaligus dunia usaha nasional, seperti dilansir dari Detikcom. Ia tiba bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Perhubungan Komjen (Purn.) Suntana, dan perwakilan tim monitoring Kementerian Pertahanan Brigjen Wira.

Langkah strategis ini diambil demi menjaga agar perputaran dana dari jemaah haji asal Indonesia tidak habis mengalir ke luar negeri tanpa memberikan dampak timbal balik bagi ekosistem bisnis dalam negeri.

"Pertama, tentunya kenapa saya jadi Amirul Hajj tadi sudah dijelaskan, karena fungsinya untuk melihat peluang-peluang secara ekonomi. Kebetulan mungkin saya mewakili pengusaha, teman-teman pengusaha dalam negeri, ingin mencoba menjajaki apa sih yang bisa bermanfaat," ujar Jusuf Hamka, Pengusaha Nasional.

Melalui keterlibatan ini, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan dana haji secara signifikan.

"Supaya dana kita tidak keluar saja begitu, tetapi dimanfaatkan oleh keluarga kita, sehingga juga nanti memberikan pelayanan yang lebih prima," tambah Jusuf Hamka, Pengusaha Nasional.

Jusuf Hamka juga mengapresiasi visi Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Haji yang membentuk Kementerian Haji dan Umrah secara mandiri sebagai momentum reformasi ekonomi haji.

"Saya pikir itu ya, mungkin Pak Dahnil maupun Pak Menteri maupun Pak Prabowo, ingin melihat ini pasar haji kan cukup besar, cukup luas. Nah, kenapa selama puluhan tahun ini, mungkin hampir 100 tahun, kenapa kita tidak sempurnakan?" kata Jusuf Hamka, Pengusaha Nasional.

Kementerian baru tersebut merangkul sektor swasta untuk menyempurnakan tata kelola pasar haji yang besar demi mewujudkan pelayanan yang modern.

"Nah, mumpung ada Kementerian Haji, Pak Prabowo ingin memperbaiki, Pak Gus Irfan (Menteri Haji), Pak Dahnil ingin memperbaiki, yuk kita sama-sama makanya digandenglah pengusaha. Ini namanya rezeki anak saleh," pungkas Jusuf Hamka, Pengusaha Nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi