Masa depan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, kini menjadi perbincangan hangat menjelang pembukaan bursa transfer musim panas. Pemain asal Argentina tersebut dilaporkan memiliki ketertarikan kuat untuk bergabung dengan Barcelona jika memutuskan angkat kaki dari klubnya saat ini.
Kabar mengenai masa depan mantan pemain Manchester City ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis Matteo Moretto melalui Catalunya Radio, seperti dikutip dari Bola. Alvarez disebut tengah mempertimbangkan kelanjutan kariernya akibat hubungan yang dikabarkan merenggang dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.
Keputusan Simeone untuk bertahan sebagai juru taktik minimal satu tahun ke depan ditengarai memengaruhi kenyamanan Alvarez di dalam skuad. Kondisi ini memicu sang penyerang untuk mulai memikirkan opsi hengkang dari juara bertahan Liga Europa tersebut.
Informasi dari lingkaran terdekat sang pemain menyatakan bahwa Alvarez memprioritaskan untuk tetap merumput di kompetisi sepak bola Spanyol jika harus berganti klub. Raksasa Catalan, Barcelona, menjadi pilihan utama yang paling diinginkannya.
ÔÇ£Jika Alvarez meninggalkan Atletico Madrid, itu hanya akan ke Barcelona,ÔÇØ
Ujar Moretto dikutip dari Barca Universal, Jumat (22/5/2026). Pernyataan tegas ini menjadi sinyal hijau bagi manajemen Blaugrana untuk bergerak mendekati sang penyerang.
Manajemen Barcelona merespons ketertarikan ini dengan rencana menginisiasi komunikasi bersama agen pemain serta manajemen Atletico Madrid. Kendati demikian, pihak Barcelona dilaporkan enggan terjebak dalam perang penawaran harga yang terlalu tinggi untuk sang pemain.
Selain memantau situasi Alvarez, Barcelona juga menyiapkan langkah antisipasi dengan membidik target lain. Penyerang Chelsea, Joao Pedro, masuk dalam radar prioritas klub Catalan tersebut guna mengisi slot penyerang tengah pasca-kepergian Robert Lewandowski.
Pergeseran bidikan ini terjadi karena adanya klub raksasa Prancis yang ikut memburu target utama Barcelona sebelumnya. Selain itu, tingginya patokan harga dari klub pemilik membuat proses negosiasi menjadi sangat rumit untuk direalisasikan.
Joao Pedro, striker asal Brasil berusia 24 tahun, dikabarkan memiliki impian lama untuk berseragam Blaugrana. Keinginan besar tersebut terinspirasi oleh para pemain idola masa kecilnya seperti Ronaldinho dan Neymar.
Direktur Olahraga Barcelona, Deco, dilaporkan sudah menjalin kontak dengan agen Joao Pedro sejak April lalu dan komunikasi tersebut masih terus berjalan intensif dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, langkah Barcelona untuk mengamankan tanda tangan Joao Pedro dipastikan tidak akan mudah. Sang penyerang masih terikat kontrak jangka panjang bersama Chelsea hingga tahun 2033 dengan nilai transfer berkisar di angka 100 juta euro atau setara Rp 2 triliun.
Harapan Barcelona kini bertumpu pada situasi internal Chelsea yang gagal mengamankan tiket ke kompetisi Liga Champions musim depan. Faktor kegagalan tersebut diyakini dapat mendorong klub asal London itu untuk menjual pemain bintang demi merampingkan beban gaji klub.