Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, menunjukkan kebangkitan signifikan dengan meraih posisi runner-up pada balapan utama di Brasil dan Austin secara berturut-turut setelah sempat mengalami masa sulit akibat cedera pada awal musim debutnya.
Pencapaian ini menandai adaptasi kuat Martin di atas motor RS-GP26 setelah sebelumnya hanya mampu mencatatkan finis terbaik di posisi keempat pada balapan di Hungaria tahun lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Performa impresif juara dunia MotoGP 2024 tersebut membuat persaingan di papan atas semakin ketat, di mana Martin kini bersaing langsung dengan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta pebalap Ducati, Marc Marquez.
Menanggapi tren positif rekan setimnya tersebut, Marco Bezzecchi memberikan komentar bernada candaan mengenai persaingan internal yang mulai memanas di garasi tim asal Italia tersebut.
"Sekarang aku akan memasang dinding pemisah di garasi," ceplos Bezzecchi bergurau yang dilansir AS.
Bezzecchi menegaskan bahwa dirinya merasa senang dengan kembalinya performa kompetitif Martin karena hal itu membuktikan efektivitas pengembangan yang dilakukan oleh tim teknis Aprilia musim ini.
"Aku senang untuk dia, itu artinya dia telah melakukan pekerjaan yang bagus," ucap pebalap Italia ini.
Pebalap yang memenangkan balapan di Austin tersebut mengakui keunggulan kecepatan yang dimiliki Martin dan tidak menutup kemungkinan untuk mempelajari data balap rekan setimnya itu demi mempertahankan performa.
"Karena dia juga sangat kencang, mungkin aku akhirnya akan meniru dia," lanjut Bezzecchi.
Konsistensi tim Aprilia akan kembali diuji pada seri MotoGP Jerez di Spanyol yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini, di mana pabrikan tersebut mengusung misi memenangkan balapan pertama mereka di sirkuit tersebut.