Joko Anwar Berencana Kembangkan Film Ghost In The Cell Versi Perempuan

Joko Anwar Berencana Kembangkan Film Ghost In The Cell Versi Perempuan
Foto: Ilustrasi Joko Anwar Berencana Kembangkan Film Ghost In The Cell Versi Perempuan.

Sutradara Joko Anwar memberikan sinyal untuk memperluas semesta cerita film terbarunya, Ghost In The Cell, ke dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan perempuan. Wacana ini muncul menyusul pencapaian film tersebut yang berhasil meraup 1,3 juta penonton hanya dalam satu minggu penayangan di bioskop.

Kesuksesan komersial tersebut menjadi landasan bagi sang sineas untuk mengeksplorasi isu sosial dan psikologis dari sudut pandang yang berbeda. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Suara, rencana ini merupakan respons spontan terhadap antusiasme besar masyarakat terhadap karya horor terbarunya.

"Ini masih pembicaraan awal haha," kata Joko Anwar, Sutradara.

Keinginan untuk membawa narasi kengerian ke balik jeruji besi khusus perempuan tersebut saat ini masih bergantung pada hasil akhir pendapatan film di pasar nasional. Joko Anwar menegaskan bahwa dirinya sangat mempertimbangkan analisis pasar sebelum benar-benar mematangkan naskah versi baru tersebut.

"Kalau Ghost in the Cell sukses, akan menarik juga untuk melihat isu yang sama dari perspektif perempuan ya," kata Joko Anwar, Sutradara.

Meski ide mengenai teror entitas jahat di penjara perempuan dianggap sebagai eksperimen yang luar biasa, proyek ini dipastikan belum memasuki tahap produksi resmi. Hal ini dikarenakan fokus utama sang sutradara masih tertuju pada performa film pertama yang tengah tayang.

"Dan aku belum ngobrol juga sama produser-produserku," terang Joko Anwar, Sutradara.

Hingga saat ini, konsep pengembangan cerita tersebut masih tersimpan dalam pemikiran pribadi Joko Anwar tanpa keterlibatan tim produksi secara formal. Realisasi proyek spin-off ini tetap memerlukan perhitungan bisnis yang matang serta komitmen waktu dari berbagai pihak terkait pada masa mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi