Penyerang Chelsea Joao Pedro mengungkapkan ambisinya untuk menyamai kualitas Harry Kane sebagai salah satu ujung tombak paling konsisten di dunia saat ini. Pemain asal Brasil tersebut menjadikan Kane sebagai rujukan utama dalam mengembangkan kariernya di kompetisi Liga Inggris.
Harry Kane yang kini berusia 32 tahun merupakan penyerang tajam dengan catatan 420 gol dan 96 assist selama membela Tottenham Hotspur dan Bayern Munich. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Sport, Kane mencatatkan statistik luar biasa bersama Bayern lewat torehan 140 gol hanya dalam 145 pertandingan selama tiga musim terakhir.
Performa impresif Kane tersebut menjadi tolok ukur bagi Joao Pedro yang baru bergabung dengan Chelsea dari Brighton pada musim panas tahun lalu. Sejauh ini, Pedro telah berkontribusi mencetak 20 gol dan sembilan assist dari 40 penampilannya di semua kompetisi bersama skuad The Blues.
"Sekarang, aku sangat menyukai Kane dan Lewandowski. Aku lebih mengikuti Kane karena Premier League dan aku mengambil banyak inspirasi dari dia," ucap Joao Pedro kepada TNT Sports and Lance.
Kekaguman Pedro terhadap kapten tim nasional Inggris itu semakin menguat ketika keduanya berhadapan langsung di lapangan hijau dalam sebuah pertandingan profesional. Ia memperhatikan secara mendetail cara bermain Kane dalam membangun serangan dan menjaga konsistensi di lini depan.
"Ketika aku bermain melawan Kane, aku sangat memperhatikan dia. Kami juga bertukar kaus. Dia itu seorang pemain yang kukagumi dan kuharap bisa mencapai levelnya," tambah Joao Pedro.
Perjalanan Joao Pedro untuk menyamai level Kane dinilai masih cukup panjang mengingat tantangan yang dihadapi Chelsea di pengujung musim 2025/2026. Pedro kini memiliki tanggung jawab besar untuk membawa Chelsea meraih hasil maksimal dalam dua laga sisa di Liga Inggris.
Selain fokus pada kompetisi domestik, pemain internasional Brasil tersebut dijadwalkan akan memimpin lini serang Chelsea untuk menghadapi Manchester City pada partai final Piala FA. Kemenangan dalam dua laga sisa dan trofi Piala FA menjadi target realistis bagi Pedro untuk membuktikan kapasitasnya di Stamford Bridge.