Bek sayap asal Portugal, Joao Cancelo, melontarkan kritik tajam terhadap klub induknya, Al Hilal, usai membantu Barcelona mengunci gelar juara LaLiga 2025-2026 di Camp Nou, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Dilansir dari Bola, keberhasilan ini diraih setelah tim Catalan tersebut menumbangkan Real Madrid.
Kekecewaan Cancelo bermula dari janji manajemen klub asal Arab Saudi tersebut yang tidak terealisasi selama masa peminjamannya. Pemain berusia 31 tahun itu merasa situasi di Al Hilal telah membuatnya tidak nyaman secara profesional maupun personal.
"Ada orang-orang yang tidak mengatakan yang bersama kepada saya. Mereka mengatakan akan mendaftarkan saya di liga Saudi, tetapi mereka tidak melakukannya," keluh Joao Cancelo, bek sayap Barcelona.
Meski mengaku tetap menjaga profesionalisme selama berseragam Al Hilal, mantan pemain Manchester City ini menyayangkan citra buruk yang sering disematkan kepada dirinya. Ia menegaskan tetap memegang teguh komitmen meskipun situasi internal klub tidak mendukungnya.
"Kemudian saya selalu menjadi orang yang mendapat citra buruk tetapi setidaknya saya menepati janji, saya tidak akan pernah mengubahnya untuk apa pun. Saya selalu sama. Saya terus terang dan saya tidak menyimpan dendam terhadap siapa pun," kata Joao Cancelo.
Keinginan Cancelo untuk menetap di Spanyol didasari oleh kecintaannya terhadap Blaugrana yang sudah dipendamnya sejak lama. Ia mengaku telah menjadi pendukung setia klub sebelum akhirnya bergabung sebagai pemain pinjaman musim ini.
"Bagi saya, ini perasaan yang unik. Ini klub yang sangat istimewa; bahkan sebelum datang ke sini, saya sudah menjadi penggemar," tegas Joao Cancelo.
Manajemen Barcelona dilaporkan sedang mengkaji opsi untuk mempermanenkan status sang pemain atau memperpanjang masa peminjaman. Namun, kendala finansial membayangi karena Al Hilal mematok harga pelepasan sebesar 15 juta euro, sementara kontrak sang pemain masih tersisa hingga 2027.
"Saya tahu apa yang saya inginkan, tetapi saya tidak bisa mengatakannya secara terbuka. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," kata Joao Cancelo.
Keberhasilan di LaLiga melengkapi koleksi trofi liga top Eropa milik Cancelo setelah sebelumnya berjaya di Inggris, Jerman, dan Italia. Ia menyebut kemenangan bersama Barcelona memiliki makna emosional yang jauh lebih besar dibandingkan pencapaian lainnya.
"Memenangkan gelar liga bersama klub ini adalah sesuatu yang sangat istimewa," kata Joao Cancelo.
Pemain yang juga pernah membela Juventus dan Bayern Muenchen ini menutup musim dengan catatan statistik yang cukup impresif di bawah asuhan pelatih Barcelona. Sepanjang musim 2025-2026, ia telah memberikan kontribusi nyata bagi pertahanan dan penyerangan tim.
"Hari ini saya sangat bahagia. Saya telah memenangkan gelar bersama Barcelona, yang bagi saya adalah klub terbaik di dunia," kata Joao Cancelo.
Berdasarkan data statistik musim ini, Cancelo tercatat telah tampil sebanyak 20 kali di seluruh kompetisi dengan perolehan 1 gol dan 4 assist. Secara keseluruhan, pemain Portugal tersebut telah mengumpulkan total 1.324 menit bermain di lapangan.